Senin, 12 Oktober 2026
05:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Oja Sumantri

Oja Sumantri

politikus Indonesia

Bagikan:
Oja Somantri
250px-Oja_Somantri.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepala Daerah Swatantra I Jawa Baratke-1
Masa jabatan
Januari 1958 –6 Februari 1960
GubernurIpik Gandamana
PendahuluTidak ada, jabatan baru
PenggantiTidak diketahui
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Peralihan Provinsi Jawa Barat
Masa jabatan
24 September 1956 –6 Februari 1960
PendahuluDjaja Rachmat
PenggantiMashudi
Informasi pribadi
Lahir(1914-01-12)12 Januari 1914
Meninggal19 Februari 1979(1979-02-19) (umur 65)
MakamTaman Pemakaman Umum Sirnaraga, Bandung
Partai politikMasyumi
Anak8
KerabatDachjar
AlmamaterNormaal School
Profesi

H. Oja Somantri (EYD: Oya Somantri) (13 Januari 1914 – 19 Februari 1979)[1] adalah salah satu pendiri perguruan tinggi Islam yang kelak menjadi cikal bakal Universitas Islam Bandung. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Daerah Swatantra I Jawa Barat masa bakti 1958 sampai 1960. Selain itu, ia pernah menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Peralihan (DPRDP) Jawa Barat pada 24 September 1956 hingga 6 Februari 1960.

Beliau meninggal dunia pada hari Senin dinihari tanggal 19 Februari 1979 pukul 00.45 bertepatan tanggal 22 Rabbiul Awwal 1399H setelah menderita sakit semenjak kepulangan beliau dari menunaikan Rukun Islam ke 5,jadi lebih kurang 2 bulan lamanya setelah pulang dari ibadah Haji.

Karier

  • Pemimpin Divisi Gerilya 17 Agustus (17 Agustus 1948–?)
  • Ketua Panitia Muktamar Masyumi ke-8 di Bandung (26–29 Desember 1956)
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Peralihan Provinsi Jawa Barat (24 September 1956–6 Februari 1960)
  • Anggota Konstituante (9 November 1956–1 Februari 1957)
  • Pendiri Yayasan Perguruan Islam Tinggi (YPIT) (15 November 1958)
  • Wakil Ketua II Yayasan Perguruan Islam Tinggi (YPIT) (15 November 1958)
  • Pendiri Universitas Islam Bandung (Unisba) (November 1958)

Anggota Konstituante

Oja menjabat sebagai anggota Konstituante sejak 9 November 1956 hingga 1 Februari 1967. Ia berhenti karena Pergantian Antar Waktu (PAW) dan digantikan oleh K. H. Saleh Solahoeddin yang dilantik pada 13 Mei 1957.[2]

Pandangan

Pandangan ekonominya cenderung kerakyatan. Ia terang-terangan mendukung sistem koperasi. Di matanya koperasi adalah saluran perjuangan yang tepat bagi masyarakat Indonesia dalam mencapai cita-cita ke arah penghidupan adil dan makmur. Oja mengungkapkan bahwa rakyat Indonesia masa itu banyak yang menderita, baik penderitaan lahir, mau pun batin. Penderitaan lahir karena mahalnya harga beras, kekurangan sandang, serta banyak yang tidak mendapatkan tinggal layak. Sementara tekanan batin disebabkan rakyat masih diliputi perasaan jiwa tidak aman, baik di kota-kota apalagi di desa-desa.

"Justru disaat kita sekalian hendaknya mewajibkan diri menampung segenap kekuatan membulatkan tekad menunaikan tugas perjuangan memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah Republik Indonesia, membebaskannya dari lingkungan serta kekuasaan Penjajah Belanda"

Oya menyebutkan petugas negara untuk memperbaiki keadaan adakalanya harus berkorban perasaan dan nada kalanya melepaskan segala prestise demi keutuhan negara dan keselamatan masyarakat. Saat itu menurut Oya kewaspadaan nasional diperlukan sekali pun bukan tidak mungkin suasana bertambah ruwet disebabkan setiap orang atau golongan hanya waspada bagi kepentingannya semata-mata.

Mengenai terjadinya pergolakan daerah akibat ketidakpuasan terhadap pemerintah pusat dan masih berkecamuknya pemberontak Darul Islam, Oya mengeluarkan pernyataan bahwa sekalipun Jawa Barat bukan termasuk daerah yang tenteram, pernah dijuluki daerah paling nakal, namun Jawa Barat tidak terpengaruh kekacauan yang ada di pusat.

Referensi

  1. ↑ Oya Somantri: Politisi Nasionalis-Religus di Jawa Barat 1950-an (Sebuah Catatan Awal) Kompasiana.com (13/10/2015). Diakses 1 Juni 2020
  2. ↑ "Profil Anggota K. H. Saleh Solahoeddin". Konstituante.net. Diakses tanggal 3 Februari 2021.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Sanusi Hardjadinata
Gubernur Jawa Barat
1958–1960
Diteruskan oleh:
Mashudi
Didahului oleh:
Djaja Rachmat
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Peralihan Jawa Barat
1956–1960
Diteruskan oleh:
Mashudi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan