Rabu, 07 Oktober 2026
07:38 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Oei Tjong Tjay

moihh

Bagikan:
Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Oei.

Oei Tjong Tjay adalah pemimpin Kian-gwan Kongsi di Belanda. Ia adalah putra bungsu dari pasangan Oei Tiong Ham dan istri ketujuhnya Ho Kiem Hoa Nio (atau Lucy Ho). Oei Tjong Tjay meraih pendidikan dasar di Belanda, dan pendidikan menengah dan universitas di Swiss. Ia kemudian datang di Amerika Serikat untuk belajar ekonomi. Ia kembali ke Indonesia pada 1948, dan menggantikan kakak tirinya Oei Tjong Hauw yang wafat pada Januari 1950. Ia meninggalkan Indonesia pada akhir 1957, tetapi masih menjadi kepala badan direktur sampai 1961 saat pemerintah Indonesia mengambil alih perusahaan Oei Tiong Ham. Ia sekarang menetap di Swiss.[1]

Referensi

Keluarga Majoor Oei Tiong Ham
Kakek-nenek
  • Oei Tjhing In: 1789–1877
  • Tjan Moay Nio: 1792–1857
Orangtua
Pasangan dan saudara
Anak dan keponakan
Perusahaan besar
Lembaga sosial-budaya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan