Senin, 28 September 2026
09:10 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Degu

Degu

Degu
250px-Octodon_degus_-Heidelberg_Zoo%2C_Germany-8a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Kebun Binatang Heidelberg, Jerman
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Octodontidae
Genus: Octodon
Spesies:
O. degus
Nama binomial
Octodon degus
(Molina, 1782)
250px-Octodon_degus_range.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebaran O. degus
Sinonim

Sciurus degus Molina, 1782
Octodon degus: Waterhouse, 1848

Degu[2] (Octodon degus; /ˈdeɪɡuː/) atau degu biasa adalah sejenis hewan pengerat hystricomorpha yang endemik ke ekoregion matorral Chili di Chili Tengah.[3] Nama degu dapat mencakup keseluruhan genusnya, Octodon, atau secara lebih umum, kepada spesies ini (yang juga dikenal sebagai degu biasa). Degu termasuk dalam parvordo Caviomorpha dalam infraordo Hystricognathi, bersamaan dengan chinchilla dan tikus belanda. Nama degu berasal dari kata bahasa Mapuche dewü, yang berarti "tikus".[4]

Meski ditemukan pada habitat alami yang relatif kecil ketimbang spesies hewan pengerat lainnya, degu dapat beradaptasi dengan mudah, sehingga dianggap sebagai spesies risiko rendah oleh IUCN. Hewan ini dapat dipelihara, meski terdapat perbatasan-perbatasan terkait kepemilikannya pada beberapa teritori. Sebagai hewan peliharaan, degu lebih besar dari hamster emas tetapi lebih kecil dari tikus peliharaan.

Deskripsi

Degu adalah hewan kecil dengan tubuh sepanjang 25 hingga 31 cm (9,8–12,2 in) dengan bobot 170 hingga 400 g (6,0 hingga 14,1 oz). Rambutnya cokelat kekuningan dan kuning-krem di perutnya, dengan bulu kuning di sekitar matanya dan sebuah garis yang lebih pucat di sekitar lehernya. Degu memiliki ekor panjang dan ramping dengan telinga yang sedikit berambut, berkuncung, dan berujung hitam. Jarinya kelabu pucat, dengan jari kelima kaki depan yang kecil berkuku, alih-alih bercakar. Kaki belakangnya berbulu kasar. Gigi pipinya berbentuk seperti simpul delapan, yang menjelaskan nama genusnya, Octodon.[5]

Referensi

  1. ↑ Roach, N. (2016). "Octodon degus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T15088A78321302. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T15088A78321302.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Aigaka, Fiti (2025-01-02). "7 Fakta Degu, Hewan Pengerat Mungil yang Suka Memakan Feses". IDN Times. Diakses tanggal 2026-07-03.
  3. ↑ C. Michael Hogan & World Wildlife Fund. 2013. Chilean Matorral. Ed. Mark McGinley. Encyclopedia of Earth. National Council for Science and the Environment. Washington DC
  4. ↑ Muñoz Urrutia, Rafael, ed. (2006), Diccionario Mapuche: Mapudungun/Español, Español/Mapudungun (dalam bahasa Spanyol) (Edisi 2nd), Santiago, Chile: Editorial Centro Gráfico, hlm. 104, 105, 141, ISBN 978-956-8287-99-3
  5. ↑ Woods, C.; Boraker, D. (21 November 1975). "Octodon degus" (PDF). Mammalian Species (67): 1–5. doi:10.2307/3503820. JSTOR 3503820. S2CID 253992625 – via science.smith.edu.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan