Rabu, 23 September 2026
09:06 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Degu

Degu

Degu
250px-Octodon_degus_-Heidelberg_Zoo%2C_Germany-8a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Kebun Binatang Heidelberg, Jerman
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Octodontidae
Genus: Octodon
Spesies:
O. degus
Nama binomial
Octodon degus
(Molina, 1782)
250px-Octodon_degus_range.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebaran O. degus
Sinonim

Sciurus degus Molina, 1782
Octodon degus: Waterhouse, 1848

Degu[2] (Octodon degus; /ˈdɡ/) atau degu biasa adalah sejenis hewan pengerat hystricomorpha yang endemik ke ekoregion matorral Chili di Chili Tengah.[3] Nama degu dapat mencakup keseluruhan genusnya, Octodon, atau secara lebih umum, kepada spesies ini (yang juga dikenal sebagai degu biasa). Degu termasuk dalam parvordo Caviomorpha dalam infraordo Hystricognathi, bersamaan dengan chinchilla dan tikus belanda. Nama degu berasal dari kata bahasa Mapuche dewü, yang berarti "tikus".[4]

Meski ditemukan pada habitat alami yang relatif kecil ketimbang spesies hewan pengerat lainnya, degu dapat beradaptasi dengan mudah, sehingga dianggap sebagai spesies risiko rendah oleh IUCN. Hewan ini dapat dipelihara, meski terdapat perbatasan-perbatasan terkait kepemilikannya pada beberapa teritori. Sebagai hewan peliharaan, degu lebih besar dari hamster emas tetapi lebih kecil dari tikus peliharaan.

Deskripsi

Degu adalah hewan kecil dengan tubuh sepanjang 25 hingga 31 cm (9,8–12,2 in) dengan bobot 170 hingga 400 g (6,0 hingga 14,1 oz). Rambutnya cokelat kekuningan dan kuning-krem di perutnya, dengan bulu kuning di sekitar matanya dan sebuah garis yang lebih pucat di sekitar lehernya. Degu memiliki ekor panjang dan ramping dengan telinga yang sedikit berambut, berkuncung, dan berujung hitam. Jarinya kelabu pucat, dengan jari kelima kaki depan yang kecil berkuku, alih-alih bercakar. Kaki belakangnya berbulu kasar. Gigi pipinya berbentuk seperti simpul delapan, yang menjelaskan nama genusnya, Octodon.[5]

Referensi

  1. Roach, N. (2016). "Octodon degus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T15088A78321302. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T15088A78321302.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Aigaka, Fiti (2025-01-02). "7 Fakta Degu, Hewan Pengerat Mungil yang Suka Memakan Feses". IDN Times. Diakses tanggal 2026-07-03.
  3. C. Michael Hogan & World Wildlife Fund. 2013. Chilean Matorral. Ed. Mark McGinley. Encyclopedia of Earth. National Council for Science and the Environment. Washington DC
  4. Muñoz Urrutia, Rafael, ed. (2006), Diccionario Mapuche: Mapudungun/Español, Español/Mapudungun (dalam bahasa Spanyol) (Edisi 2nd), Santiago, Chile: Editorial Centro Gráfico, hlm. 104, 105, 141, ISBN 978-956-8287-99-3
  5. Woods, C.; Boraker, D. (21 November 1975). "Octodon degus" (PDF). Mammalian Species (67): 1–5. doi:10.2307/3503820. JSTOR 3503820. S2CID 253992625 via science.smith.edu.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan