Jumat, 09 Oktober 2026
16:46 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Observatorium Yerkes

Observatorium Yerkes

observatorium di Amerika Serikat

Bagikan:
250px-Image-Yerkes2small.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Observatorium Yerkes.

Observatorium Yerkes adalah observatorium milik Universitas Chicago di Williams Bay, Wisconsin, yang mengklaim dirinya sebagai tempat kelahiran astrofisika modern.[1] Didirikan pada 1897 oleh George Ellery Hale dan didanai oleh Charles T. Yerkes, observatorium ini menggeser konsep observatorium kuno, yang hanya berupa bangunan untuk teleskop dan pengamat, ke konsep observatorium modern yang meliputi juga laboratorium fisika dan kimia untuk penelitian luar angkasa. Di sini terletak sebuah teleskop refraktor rancangan ahli optik Alvan Clark berdiameter 102 cm, yang hingga saat ini merupakan teleskop refraktor terbesar di dunia. Selain itu observatorium ini juga dilengkapi dengan teleskop reflektor 102 cm, dan 61 cm. Beberapa teleskop yang lebih kecil juga digunakan untuk kepentingan pendidikan.

Referensi

  1. ↑ "Website observatorium". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-03-17. Diakses tanggal 2008-08-23.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan