Rabu, 14 Oktober 2026
18:17 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Observatorium Tartu

Observatorium Tartu

observatorium di Estonia

Bagikan:
Observatorium Tartu
250px-Tartu_Observatooriumi_panoraam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bangunan utama Observatorium Tartu di Tõravere, Estonia
Nama alternatifTartu Observatory of Tartu University Sunting di Wikidata
OrganisasiUniversitas Tartu
Kode observatorium L75 Sunting ini di Wikidata
LokasiTõravere, Estonia
Koordinat58°15′29″N 26°27′42″E / 58.25806°N 26.46167°E / 58.25806; 26.46167
Ketinggian70 m
Waktu pengamatan100 Sunting ini di Wikidata
Didirikan1810
DitutupMasih beroperasi
Situs webto.ee
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Observatorium_Tartu&revid=27543048&groups=_7c3baed2d96c2e9d9d6754cd1e5880057cc5c739&parser=parsoid
  Media terkait di Commons

Observatorium Tartu (bahasa Estonia:Tartu Observatoorium) adalah observatorium astronomi utama di Estonia, yang terletak di desa Tõravere, sekitar 20 km barat daya kota Tartu. Didirikan pada awal abad ke-19, observatorium ini merupakan pusat penting bagi pengembangan ilmu astronomi di Baltik dan Eropa Timur.

Sejarah

Observatorium Tartu didirikan pada tahun 1810 sebagai bagian dari Universitas Tartu, yang saat itu dikenal sebagai Universitas Kekaisaran Dorpat. Perkembangan penting terjadi di bawah arahan astronom terkenal Friedrich Georg Wilhelm Struve, yang menggunakan observatorium ini untuk pengamatan posisi bintang dan mengembangkan metode pengukuran paralaks bintang pertama.[1]

Struve juga memulai proyek besar yang kemudian dikenal sebagai Meridian Struve, sebuah jaringan titik triangulasi yang terbentang dari Norwegia hingga Laut Hitam dan sekarang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.[2]

Fasilitas dan Penelitian

Observatorium ini memiliki teleskop optik utama berdiameter 1,5 meter, yang merupakan salah satu yang terbesar di Eropa Utara. Penelitian yang dilakukan mencakup bidang astrofisika, dinamika galaksi, atmosfer bumi, serta studi iklim dan lingkungan ruang angkasa.[3]

Peran Modern

Sejak tahun 2018, Observatorium Tartu menjadi bagian dari Universitas Tartu Institute of Physics. Observatorium ini tetap aktif dalam kolaborasi internasional, termasuk proyek-proyek bersama ESA (Badan Antariksa Eropa) seperti Gaia dan Planck.[4]

Bangunan Bersejarah

Gedung lama Observatorium Tartu di pusat kota Tartu, yang dibangun pada awal 1800-an, kini berfungsi sebagai museum astronomi dan situs bersejarah. Lokasi ini masih menyimpan teleskop refraktor besar dari era Wilhelm Struve.

Galeri

  • Bangunan observatorium lama di kota Tartu
    Bangunan observatorium lama di kota Tartu
  • Kubah teleskop utama
    Kubah teleskop utama

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ ESA. "History of the Tartu Observatory". sci.esa.int. Diakses pada 28 Juni 2025.
  2. ↑ UNESCO. "Struve Geodetic Arc". whc.unesco.org. Diakses pada 28 Juni 2025.
  3. ↑ Tartu Observatory. "Research". to.ee. Diakses pada 28 Juni 2025.
  4. ↑ European Space Agency. "Estonia joins the Gaia science community". sci.esa.int. Diakses pada 28 Juni 2025.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan