Rabu, 28 Oktober 2026
18:32 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Nujuh bulanin

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki bagian pembuka yang sesuai dengan standar Wikipedia. Mohon tulis paragraf pembuka yang informatif sehingga pembaca dapat memahami maksud dari "Nujuh bulanin".
Contoh paragraf pembuka "Nujuh bulanin adalah ...".
(Juli 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Pengertian

Nujuh Bulan adalah upacara adat betawi yang dilakukan saat mengandung kehamilan pertama dan usia kandungannya sudah mencapai tujuh bulan.[1]

Tujuan

Nujuh Bulan diadakan untuk mendapatkan rasa aman serta mensyukuri nikmat Tuhan Serta memohon berkah Tuhan agar anak yang akan dilahirkan kelak patuh kepada orangtua dan tidak nakal.[2]

Pelaksanaan

Nujuh Bulan disebut juga sebagai kekeba. Nujuh bulan ditetapkan menurut perhitungan bulan arab dengan berpatokan pada bilangan 7, yakni bulan ketujuh kehamilan. Nujuh Bulan dapat dipilih sesuai keinginan yaitu antara tanggal 7, 17 atau 27.

Rancangan Acara

Rancangan Acara Nujuh Bulan yaitu pembacaan ayat suci Al-Quran terutama surat Yusuf dan Maryam oleh kaum wanita. Kemudian dilanjutkan acara mandi bagi ibu hamil dan keluarganya hingga jumlahnya tujuh orang. Selanjutnya dilakukan ngorong atu ngirag. Setelah semua selesai dilanjutkan acara makan siang dan pembagian rujak pada tamu yang hadir.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan