Senin, 26 Oktober 2026
09:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Norodom Narindrapong

Bagikan:
Pangeran Narindrapong
Lahir(1954-09-18)18 September 1954
Phnom Penh, Kamboja
Meninggal7 Oktober 2003(2003-10-07) (umur 49)
Paris, Prancis
AyahNorodom Sihanouk
IbuNorodom Monineath Sihanouk
KeturunanPutri Norodom Simonarine
Putri Norodom Moninouk
WangsaWangsa Norodom
Gelar bangsawan untuk
Pangeran Norodom Narindrapong dari Kamboja
120px-Royal_arms_of_Cambodia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gaya referensiYang Teramat Mulia
Gaya penyebutanKebawah Paduka Baginda
Gaya alternatifSomdech

Somdech Norodom Narindrapong(bahasa Khmer:នរោត្តម នរិន្រ្ទពង្ស) adalah seorang Pangeran Kamboja. Ia lahir di Phnom Penh pada 18 September 1954 dari pasangan Bapak Raja Norodom Sihanouk dan Ibu Ratu Norodom Monineath Sihanouk. Pangeran tersebut belajar filsafat, kriminologi, dan hukum di Universitas Negeri Moskwa, dan dapat berbicara dalam bahasa Prancis dan bahasa Rusia. Pangeran Narindrapong meninggal di apartemennya di Paris karena serangan jantung pada 7 Oktober 2003 pada usia 49 tahun.[1] Ia telah menikah dan memiliki dua putri:

  • Putri Norodom Simonarine (kelahiran Agustus 1983)
  • Putri Norodom Moninouk (kelahiran Maret 1987)

Ia adalah saudara dari Raja Norodom Sihamoni (lahir dari Ratu Norodom Monineath Sihanouk) dan 12 saudara seayah lainnya yang masih hidup.

Referensi

  1. ↑ "Biographie de Sar Samdech Norodom Narindrapong". Diakses tanggal 2010-12-04.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan