Kamis, 24 September 2026
05:28 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Omong kosong

sebuah istilah yang memiliki persamaan dengan beberapa kata lain yang ada, seperti cakap angin, dalih, atau bual, seorang atau sekelompok orang pendengar baranggapan bahwa omong kosong hanya angin lalu

Artikel atau bagian ini sedang dalam perubahan besar untuk sementara waktu. Untuk menghindari konflik penyuntingan, dimohon jangan melakukan penyuntingan pada halaman ini selama pesan ini ditampilkan.
Halaman ini terakhir disunting pada 08.50, 13 November 2025 (UTC) (10 bulan lalu)  (hapus singgahan). Pesan ini dapat dihapus jika halaman ini sudah tidak disunting dalam beberapa jam. Jika Anda adalah penyunting yang menambahkan templat ini, harap diingat untuk menghapusnya setelah selesai atau menggantikannya dengan {{Akan dikerjakan}} di antara masa-masa menyunting Anda.

Omong kosong adalah sebuah istilah yang memiliki persamaan dengan beberapa kata lain yang ada, seperti cakap angin, dalih, atau bual, seorang atau sekelompok orang pendengar baranggapan bahwa omong kosong hanya angin lalu, dan tidak perlu diyakini kebenarannya, bila diperhatikan dengan saksama omong kosong akan menjadi lebih mudah dinilai sebagai sebuah kebohongan.

Pendapat filsuf Max Black

Max Black seorang filsuf bahasa berkebanggasan Inggris Amerika, yang lahir pada tahun 1909 mengatakan bahwa tujuan omong kosong adalah memberikan pendengar kesan yang salah tentang apa yang terjadi dalam pikirian pembicara, dia juga mendefinisikan omong kosong secara lebih formal sebagai sebuah kesalahan yang menipu, perkataan atau perbuatan yang melebih-lebihkan. omong kosong juga berkaitan dengan kesalahan representasi dari pikiran, perbuatan maupun perasaan seseorang, omong kosong juga digambarkan seperti kebohongan yang singkat dan padat. omong kosong bisa jadi merupakan bentuk lain dari kebohongan yang tidak disengaja, kebohongan dan omong kosong tidak dikatakan sama, tetapi kedua hal tersebuat adalah hal yang mirip.[1]

Max Black tidak menggambarkan omong kosong adalah sesuatu yang berbahaya, namun ketika omong kosong ini tidak ditindak lanjuti dengan cara mencari tahu kebenarannya, maka omong kosong bisa saja menjadi sesuatu yang berbahaya, bila mana seorang pendengar dengan sadar menyakini omong kosong tersebut, pendengar tersebut tidak akan tertarik untuk menyangkal ketidak benaran dalam pengetahuannya, bahkan ketika ditunjukkan bukti-bukti riil yang bersifat objektif.

Penggunaan kata omong kosong

Tidak dapat dipastikan, apakah penggunaan omong kosong lebih banyak saat ini dari pada periode sebelumnya, namun demikian komunikasi saat ini memiliki bentuk yang beragam bila dibandingkan dengan periode yang sebelumnya, penerapan omong kosong dalam komunikasi saat ini lebih masif salah satu hal yang menyebapkannya adalah, manusia saat ini lebih kompetitif bila dibandingkan dengan manusia pada zaman sebelumnya.

Baca juga

Pranala luar

Referensi

  1. "Memahami Lebih Jauh Perihal Omong Kosong". ITS News (dalam bahasa Inggris). 2020-05-06. Diakses tanggal 2024-12-09.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan