Rabu, 07 Oktober 2026
16:24 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Nobuko Yoshiya

Nobuko Yoshiya

Bagikan:
250px-Yoshiya_Nobuko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nobuko Yoshiya

Nobuko Yoshiya (吉屋 信子, Yoshiya Nobuko, 12 Januari 1896 – 11 Juli 1973 ) adalah seorang penulis dalam zaman Taisho dan zaman Sowa. Yoshiya kerap menulis cerita dalam genre romansa dalam bentuk fiksi bagi gadis muda (shojo) dan literatur lesbian Jepang. Dalam kehidupan pribadinya, Yoshiya dikenal hobi mengadopsi gaya fashion androgini dan menikmati hidup mandirinya di Tokyo, di masa seorang wanita lajang memiliki mobil adalah hal yang tak umum.

Yoshiya secara terbuka mengakui hubungannya dengan pasangannya, Chiyo Monma, selama lebih dari 50 tahun. Namun, Yoshiya harus mengadopsi Monma secara resmi sebagai “anak” agar bisa terijat secara hukum dan dapat membuat keputusan medis bersama. Hingga kini, pasangan queer di Jepang masih harus “mengadopsi” pasangan agar bisa hidup bersama secara legal. Kendati demikian, keluarga Yoshiya masih membantah tentang identitas LGBTQ Yoshiya hingga kini.[1]

Referensi

40px-Emperor_Showa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan