Rabu, 30 September 2026
23:28 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Ninok Leksono

Ninok Leksono

Wartawan Indonesia

Bagikan:
250px-P_Ninok02b.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dr. Ninok Leksono

Dr. Ninok Leksono (lahir 30 Januari 1956) dikenal sebagai wartawan senior Kompas. Ia juga pernah menjadi wakil pemimpin redaksi Kompas, pemimpin redaksi Kompas Cyber Media dan anggota Dewan Riset Nasional (DRN). Saat ini selain menjabat sebagai Senior Editor di Harian Kompas, Pengajar di beberapa Universitas seperti: Jurusan Hubungan Internasional Universitas Indonesia. Ninok Leksono juga menjabat sebagai Rektor Universitas Multimedia Nusantara,[1] sebuah universitas yang didirikan oleh Kelompok Kompas Gramedia. Ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Pers periode 2013-2016[2][3] dari unsur tokoh masyarakat, Anggota Dewan Pendidikan Tinggi (sejak 2009), dan menjabat anggota Komite Inovasi Nasional (KIN) (sejak 2010)[4][5][6]

Pendidikan

Ninok Leksono merupakan lulusan program studi astronomi di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1975. Sedangkan master ilmu perang diperoleh dari Department of War Studies di King's College, London, Inggris dan gelar doktor didapatkan dari ilmu politik, Universitas Indonesia. Ia juga pernah mengikuti Eisenhower Fellow, USA, (1993).

Penghargaan

  • Adhiwarta Rekayasa dari PII (Persatuan Insinyur Indonesia) untuk karya tulis bidang teknis/rekayasa (2010)
  • UNESCO - Dewan Pers (2009)
  • LIPI-Sarwono Prawirohardjo (2008)

Referensi

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan