Kamis, 24 September 2026
08:45 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Nihil obstat

halaman disambiguasi Wikimedia

250px-Gallagher-1953-imprimatur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah imprimi potest, sebuah nihil obstat dan sebuah imprimatur (oleh Richard Cushing) dalam sebuah buku yang diterbitkan oleh Random House pada tahun 1953. Buku ini adalah terjemahan Bahasa Inggris oleh Louis J. Gallagher, S.J. dari buku De Christiana expeditione apud Sinas karya Matteo Ricci, S.J. dan Nicolas Trigault, S.J.

Nihil obstat (Bahasa Latin untuk "tidak ada yang menghalangi")[1][2] adalah sebuah deklarasi tidak adanya keberatan terhadap suatu inisiatif atau suatu perjanjian.

Terpisah dari pandangan umum ini, kata-kata itu digunakan secara khusus untuk merujuk pada sebuah "pengesahan oleh pihak sensor gereja bahwa sebuah buku itu tidak mengandung apapun yang dapat merusak iman atau moral".[1] Censor Librorum yang ditugaskan oleh Uskup Gereja Katolik untuk meninjau tulisan yang diajukan, tetapi nihil obstat bukanlah sebuah sertifikat yang menyatakan bahwa pihak yang mengeluarkannya setuju dengan isi tulisan, opini atau pernyataan yang terungkap di dalam karya tulis tersebut; melainkan, nihil obstat ini hanya menegaskan "bahwa tulisan itu tidak mengandung hal-hal yang bertentangan dengan iman dan moralitas".[1]

Memperoleh nihil obstat merupakan langkah pertama dalam menerbitkan buku di bawah kebijaksanaan gereja. Apabila sang penulis adalah seorang anggota dari sebuah ordo atau tarekat Gereja Katolik dan apabila bukunya itu memuat pertanyaan-pertanyaan terhadap agama dan moralitas, buku ini harus juga memperoleh imprimi potest ("dapat dicetak") dari pemimpin mereka.[3] Persetujuan akhir diberikan lewat diterbitkannya imprimatur ("biarkan dicetak") oleh uskup sang penulis atau uskup di tempat penerbitan buku tersebut.[4]

Lihat juga

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan