Senin, 26 Oktober 2026
00:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Neville Wadia

Bagikan:
Neville Wadia
Lahir
Neville Ness Wadia

(1911-08-22)22 Agustus 1911
Liverpool, Britania Raya
Meninggal31 Juli 1996(1996-07-31) (umur 84)
Bombay, India
PenerusNusli Wadia
Pasangan menikahDina Wadia
AnakNusli Wadia
KerabatLihat keluarga Wadia

Neville Ness Wadia (22 Agustus 1911 – 31 Juli 1996) adalah seorang pengusaha, filantropis dan anggota keluarga Wadia, sebuah keluarga Parsi yang menjadi salah satu pasukan utama dalam industri pembangunan kapal India pada 1840an, yang membangun seratus kapal perang untuk Inggris dan mendirikan jaringan dagang di seluruh dunia.

Lahir di Liverpool, Neville Wadia belajar di Malvern College dan Trinity College, Cambridge.[1] Ia menikahi Dina, putri dari Muhammad Ali Jinnah, pendiri Pakistan, dan istrinya Maryam Jinnah.

Meskipun ia lahir sebagai orang Parsi, ayahnya meninggalkan kepercayaan Zoroastrian dan pindah ke Kristen. Wadia berpindah dari Kristen ke Zoroastrian pada masa akhirnya.[1]

Pada akhir abad ke-19, ayahnya, Ness Wadia, memainkan peran penting dalam membuat kota Bombay menjadi salah satu pusat perdagangan kapas terbesar di dunia.[1] Pada 1952, Neville Wadia menggantikan ayahnya sebagai ketua Bombay Dyeing, dan di bawah kepemimpinannya, perusahaan tersebut menjadi salah satu perusahaan tekstil paling sukses dan berkualitas di India. Ia juga terlibat dalam bisnis real estate di Mumbai, dan ia berjasa membangun sayap-sayap baru dan memperbaharui beberapa rumah sakit di Bombay yang didirikan oleh keluarganya. Ia mendirikan sebuah sekolah bisnis di Puna dan sebuah yayasan bagi orang Parsi.

Setelah ia pensiun dari jabatan ketua Bombay Dyeing pada 1977, ia digantikan oleh putranya, Nusli Wadia. Neville Wadia meninggal di Mumbai tiga minggu sebelum ulang tahunnya yang ke-85.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Obituary - The Independent 6 August 1996. Retrieved 10 January 2010

Daftar

  • Hinnells, John R. (2005) The Zoroastrian Diaspora: Religion and Migration. Oxford University Press,. ISBN 0-19-826759-2

Templat:Jinnah

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan