Senin, 28 September 2026
22:54 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Neuroblastoma

Neuroblastoma

Neuroblastoma
330px-Neuroblastoma_rosettes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bentuk tampilan neuroblastoma menggunakan mikroskop
SpesialisasiOnkologi
GejalaNyeri tulang, pembengkakan[1]
Awitan umumDibawah usia 5 tahun[1]
PenyebabMutasi Genetik[1]
Metode diagnostikBiopsi[1]
PengobatanObservasi, pembedahan, radiasi, kemoterapi[1]
Frekuensi1 diantara 7,000 anak [2]
KematianMenyebabkan 15% kematian anak yang disebabkan oleh kanker.[3]

Neuroblastoma adalah salah satu jenis tumor yang menyerang tipe jaringan saraf tertentu. Neuroblastoma adalah tumor yang berasal dari jaringan neural crest[4] (jaringan saraf yang sedang tumbuh pada tahap perkembangan embrio) dan pada umumnya dimulai dari salah satu kelenjar adrenal. Namun bisa juga berkembang di bagian leher, dada, abdomen, dan ruas tulang belakang. Neuroblastoma merupakan jenis kanker saraf yang paling sering ditemukan pada anak.[4] Pada kasus neuroblastoma, sel-sel saraf yang belum matang dan seharusnya tumbuh serta berfungsi sebagai sel saraf justru membentuk benjolan tumor padat.[5] Walaupun penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi dugaan sementara penyebab dari neuroblastoma berhubungan dengan faktor lingkungan, ras, dan genetik. Gejala neuroblastoma bisa bermacam-macam tergantung pada bagian tubuh mana yang terserang. Keluhan awal yang sering ditemukan adalah perut yang membesar, berat badan yang menurun, nyeri pada tulang, pucat, berkeringat, muka merah, dan diare yang berkepanjangan. Perkembangan neuroblastoma dibagi menjadi empat bagian, yaitu stadium 1 hingga 4 dan terapi pengobatannya tergatung pada stadium kanker tersebut. Terapi pengobatan untuk neuroblastoma terdiri dari operasi pengangkatan, kemoterapi dan radioterapi.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "Neuroblastoma Treatment". National Cancer Institute. 20 Januari 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 November 2016. Diakses tanggal 24 November 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Neuroblastoma Treatment". National Cancer Institute. 04 Juni 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 04 Juni 2019. Diakses tanggal 24 November 2019. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date= and |archivedate=
  3. ↑ World Cancer Report 2014. World Health Organization. 2014. Chapter 5.16. ISBN 978-9283204299. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-09-19. Diakses tanggal 24 November 2019.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Pudjiadi, Antonius H. (2011). Pedoman Pelayanan Medis Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jakarta: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia. hlm. 345. ISBN 978-979-8421-76-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Willy, Tjin (2 Oktober 2018). "Neuroblastoma". www.alodokter.com. Diakses tanggal 16 November 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan