Rabu, 28 Oktober 2026
18:57 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Neith (istri Pepi II)

Bagikan:
n
t
R25
Neith
Era: Kerajaan Baru
(1550–1069 BC)
Hieroglif Mesir

Neith merupakan seorang permaisuri Mesir Kuno, ia adalah salah satu ratu utama Firaun Kerajaan Lama Mesir, Pepi II, yang bertakhta (skt. 2278 SM – skt. 2184 SM). Ratu Neith dinamakan seperti dewi Neith.

Keluarga

Neith dianggap sebagai putri Firaun Pepi I Meryre dan Ratu Ankhesenpepi I, menjadikannya saudari tiri dan sepupu Firaun Pepi II.[1][2] Neith mungkin adalah ibunda Raja Merenre Nemtyemsaf II.[3] Terdapat legenda tentang Ratu Nitokris yang jika memang ia nyata, diduga ia adalah putri Neith.[1]

Gelar

Gelar-gelarnya termasuk: Putri Raja (s3t-niswt), Putri Sulung Raja dari tubuhnya (s3t-niswt-smswt-n-kht.f), Putri Sulung Raja dari tubuhnya dari Mennefer-Meryre (s3t-niswt-smswt-n-kht.f-mn-nfr-mry-r’), dan Putri Herediter (iryt-p`t),

Sebagai istri firaun ia bergelar: Istri Raja (hmt-nisw), Istri Raja Terkasih Men-ankh-Neferkare (hmt-nisw meryt.f-mn-‘nkh-nfr-k3-r’), Pujian Agung (wrt-hzwt), yang Agung tongkat hetes (wrt-hetes), Ia yang melihat Horus dan Seth (m33t-hrw-stsh), Pelayan Horus (kht-hrw), Istri dan kekasih dua wanita (sm3yt-mry-nbty), Sahabat Horus (tist-hrw), dan Sahabat Horus (smrt-hrw)

Gelar Neith Ibunda Raja (mwt-niswt) menunjukkan bahwa ia adalah ibunda seorang firaun.[4]

Makam

250px-PepiIIPyramid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Piramida Pepi II dengan piramida yang lebih kecil untuk ratu-ratu Neith, Iput II dan Udjebten.

Dari tiga kompleks piramida kecil yang dibangun di sekitar kepala piramida Pepi II, Neith adalah yang terbesar.[1] Piramid Neith mungkin merupakan yang pertama dibangun di antara piramida ratu yang dihubungkan dengan Pepi II. Kompleks piramid Neith termasuk sebuah kuil kecil, sebuah piramid satelit dan sebuah armada dari enam belas kapal kayu yang terkubur di antara piramid utama dan satelit. Pintu masuk ke sana diapit oleh dua obelisk. Ruang makam Neith dan ditulis dengan teks piramida. Ini adalah peristiwa kedua yang diketahui dari teks-teks ini di piramida ratu, yang pertama adalah Ankhesenpepi II. Ruang makam berisi sarkofagus granit merah (kosong) dan kotak kanopi.[5]

Sisa kerangka setidaknya sebagian muminya ditemukan dan pernah ditempatkan di sekolah kedokteran Qasr el-Aini.[3]

Sumber

  1. 1 2 3 Tyldesley, Joyce. Chronicle of the Queens of Egypt. p.61 - 63. Thames & Hudson. 2006. ISBN0-500-05145-3
  2. ↑ Verner, Miroslav. The Pyramids: The Mystery, Culture, and Science of Egypt's Great Monuments. Grove Press. 2001 (1997). ISBN0-8021-3935-3, pg 359
  3. 1 2 Aidan Dodson & Dyan Hilton, The Complete Royal Families of Ancient Egypt, Thames & Hudson (2004) ISBN0-500-05128-3, p.77
  4. ↑ Grajetzki, Ancient Egyptian Queens: A Hieroglyphic Dictionary, Golden House Publications, London, 2005, ISBN978-0-9547218-9-3, p.25
  5. ↑ M. Lehner, The Complete Pyramids, 1997, Thames and Hudson
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan