Minggu, 01 November 2026
17:01 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Belanda Burgundy

Belanda Burgundy

bagian Negeri Rendah yang dikuasai oleh Adipati Burgundy periode 1384 hingga 1482

Bagikan:
Belanda Burgundy
1384–1482
StatusUni personal feudum Kekaisaran Romawi Suci dan Prancis
Ibu kotaBrussel
Bahasa umumBelanda, Jerman Hilir, Frisia, Wallonia, Luksemburg, Prancis
Agama Katolik Roma
PemerintahanMonarki
Era SejarahAbad Pertengahan
• Didirikan
1384
• Dibubarkan
1482
Kode ISO 3166NL
Didahului olehDigantikan oleh
County Flanders
County Hainaut
Kadipaten Luksemburg
County Artois
Kadipaten Guelders
County Namur
Kadipaten Brabant
County Holland
Keuskupan Utrecht
Belanda Habsburg

Dalam sejarah Negeri Rendah, Belanda Burgundy (bahasa Prancis:Pays-Bas Bourguignons, bahasa Belanda:Bourgondische Nederlanden, bahasa Luksemburg:Burgundeschen Nidderlanden, bahasa Walonia:Bas Payis bourguignons) adalah sejumlah feudum Kekaisaran Romawi Suci dan Prancis yang tergabung dalam uni personal dengan Wangsa Valois-Burgundy dari tahun 1384 hingga 1482. Wilayahnya mencakup sebagian besar wilayah Belgia, Belanda, dan Luksemburg, serta Prancis utara.

Belanda Burgundy pada akhirnya jatuh ke tangan Wangsa Habsburg dari pernikahan Marie dari Burgundy dengan Maximilian dari Habsburg setelah Adipati Charles Martin tewas dalam Pertempuran Nancy tanpa meninggalkan penerus laki-laki.

Daftar pustaka

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan