Sabtu, 24 Oktober 2026
05:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Negara Vietnam

Negara Vietnam

Bagikan:
Untuk Negara Vietnam saat ini, lihat Vietnam.
Negara Vietnam
Quốc-gia Việt-Nam  (Vietnam)
État du Viêt-Nam  (Prancis)
1949–1955
Semboyan: Dân vi quý[1]
"Rakyat adalah yang paling penting"
Lagu kebangsaan: Thanh niên Hành Khúc
"Mars Pemuda"
Segel Negara[2]
保大國長
120px-Seal_of_B%E1%BA%A3o_%C4%90%E1%BA%A1i_as_Chief_of_State_of_Vietnam_%281949%E2%80%931954%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(1949–1954)
Wilayah yang dikuasai Negara Vietnam setelah Konferensi Jenewa 1954 (hijau tua); wilayah yang diklaim tetapi tidak dikuasai (hijau muda).
Wilayah yang dikuasai Negara Vietnam setelah Konferensi Jenewa 1954 (hijau tua); wilayah yang diklaim tetapi tidak dikuasai (hijau muda).
StatusNegara asosiasi Uni Prancis (hingga 1954)
Negara merdeka (sejak 1954)
Ibu kotaSaigon[3]
10°48′N 106°39′E / 10.800°N 106.650°E / 10.800; 106.650
Bahasa resmiVietnam, Prancis
Agama Agama rakyat
Buddhisme
Konfusianisme
Katolik
Cao Dai
Hòa Hảo
Evangelisme
DemonimVietnam, Vietnamian, Vietnamese
PemerintahanKesatuan monarki semi-konstitusional
Kepala Negara 
• 1949–1955
Bảo Đại
• 1955
Ngô Đình Diệm
Perdana Menteri 
• 1949–1950
Bảo Đại
• 1950
Nguyễn Phan Long
• 1950–1952
Trần Văn Hữu
• 1952–1953
Nguyễn Văn Tâm
• 1954
Bửu Lộc
• 1954–1955
Ngô Đình Diệm
Era SejarahPerang Dingin
• Perjanjian Élysée
8 Maret 1949
• Proklamasi
2 Juli 1949
• Perjanjian Matignon
4 Juni 1954
• Pembagian
21 Juli 1954
26 Oktober 1955
Mata uangPiastre
Đồng (sejak 1953)
Didahului olehDigantikan oleh
Pemerintahan Pusat Sementara Vietnam
Vietnam Utara
Vietnam Selatan
Sekarang bagian dari Vietnam

Negara Vietnam (bahasa Vietnam:Quốc gia Việt Nam; Chữ Hán: 國家越南; bahasa Prancis:État du Viêt-Nam) adalah sebuah negara di Asia Tenggara yang berdiri sejak tahun 1949 hingga 1955, pertama kali sebagai anggota Uni Prancis dan kemudian sebagai sebuah negara (dari tanggal 21 Juli 1954 hingga 26 Oktober 1955). Negara ini mengklaim otoritas atas seluruh Vietnam selama Perang Indocina Pertama, meskipun sebagian besar wilayahnya dikendalikan oleh Republik Demokratik Vietnam.

Negara Vietnam didirikan pada tahun 1949 dalam kerangka Uni Prancis sebagai sebuah kompromi antara kaum nasionalis Vietnam dan Prancis juga sebagai oposisi dengan komunis. Negara ini baru diakui secara internasional pada tahun 1950 dan menjalin politik dengan Blok Barat.

Setelah peristiwa Perjanjian Jenewa 1954 antara Prancis dengan kaum komunis Việt Minh, Negara Vietnam kehilangan pijakannya atas wilayah utara. Kekuatan utamanya terkonsentrasi di Indochina selatan, sementara Republik Demokratik Vietnam mendominasi utara. Mantan Kaisar Bảo Đại menjadi kepala negara (Quoc Truong). Ngo Dinh Diem diangkat sebagai perdana menteri pada tahun 1954. Diem menggulingkan Bao Đài tahun 1955 dan menjadi presiden Republik Vietnam.

Referensi

  1. ↑ Hoàng Cơ Thụy. Việt sử khảo luận. Paris, 2002. Trang 2299.
  2. ↑ Letter with photograph, signature, and Grand Seal of the State from his majesty the Chief of State Bảo Đại to Madame Jeanne Leveque in New York City (1952).
  3. ↑ The capital of the State of Vietnam was moved from Hanoi to Saigon on July 25, 1949, see: "25 Juillet 1949". Chronique d'Indochine: Monthly News Bulletin from Indochina. Troisième Année (8). 10 September 1949.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Vietnam

Artikel bertopik Vietnam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan