Rabu, 28 Oktober 2026
16:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Negara Alawi

Negara Alawi

Bagikan:
Negara Alawi
Alaouites
دولة العلويين
1920–1936
Bendera Alawi
Negara Alawi (ungu) di wilayah mandat Suriah
Negara Alawi (ungu) di wilayah mandat Suriah
StatusMandat Liga Bangsa-Bangsa
Ibu kotaLatakia
Bahasa umumPrancis
Arab
Agama Alawi, Syiah, Kristen
Era SejarahPeriode antar perang
• Pendudukan Prancis
1918
• Didirikan
2 September 1920
• Deklarasi negara
1923
• Dinamai "Pemerintahan Latakia"
1930
• Dibubarkan
3 Desember 1936
Didahului olehDigantikan oleh
Pemerintahan Wilayah Musuh yang Diduduki
Republik Suriah (1930-58)
Sekarang bagian dari Suriah

Negara Alawi (bahasa Arab:دولة جبل العلويين, Dawlat Jabal al-‘Alawiyyīn, bahasa Prancis:Alaouites, secara tidak resmi disebut État des Alaouites atau Le territoire des Alaouites) dan dinamai dari agama Alawi yang merupakan agama mayoritas di wilayah negara ini,[1] adalah wilayah mandat Prancis yang terletak di wilayah pesisir Suriah. Wilayah ini didirikan pada tanggal 2 September 1920.[2] Prancis pada masa itu menolak permintaan untuk menyatukan Suriah.[3] Akibatnya, muncul klaim bahwa Prancis sengaja ingin memecah belah penduduk Suriah.[4] Prancis menjustifikasi pemisahan wilayah Alawi dengan alasan "keterbelakangan" para penghuni wilayah pegunungan yang memiliki agama yang berbeda dari orang-orang Sunni di Suriah. Prancis mengklaim ingin melindungi orang Alawi dari mayoritas yang lebih kuat.[3]

Wilayah ini digabung dengan wilayah Mandat Republik Suriah pada tanggal 3 Desember 1936 (berlaku tahun 1937) sebagai konsesi untuk Blok Nasionalis yang merupakan parta penguasa pemerintahan otonom Suriah pada masa itu.[5]

Populasi

Sensus Lattakia, 1921–22[6]
Agama Jumlah penduduk Persentase
Alawi253.00070,7%
Sunni50.00014%
Kristen42.00011,7%
Ismaili13.0003,6%
Jumlah358.000100%
Sensus Alawi 1923[3]
Alawi Sunni Isma'ili Kristen
Populasi 173.000 32.000 5.000 36.000

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Khoury, Philip S. "Syria and the French Mandate: The Politics of Arab Nationalism, 1920-1945." Princeton: Princeton University Press, 1987.
  2. ↑ Alawite Territory (Sanjak of Latakia 1920-1936), From
  3. 1 2 3 Longrigg, Stephen Hemsley. "Syria and Lebanon Under French Mandate." London: Oxford University Press, 1958.
  4. ↑ Provence, Michael. "The Great Syrian Revolt and the Rise of Arab Nationalism." Austin: University of Texas Press, 2005.
  5. ↑ Shambrook, Peter A. "French Imperialism in Syria, 1927-1936." Reading: Ithaca Press, 1998.
  6. ↑ E.J. Brill's first encyclopaedia of Islam, 1913-1936, Volume 2, page 301

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Alawite State.

35°31′27″N 35°46′58″E / 35.524212°N 35.782646°E / 35.524212; 35.782646


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan