Minggu, 01 November 2026
10:03 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

National Geographic Channel (Asia)

perusahaan asal Amerika Serikat

Bagikan:
National Geographic
National Geographic logo
NegaraHong Kong
Wilayah siaranAsia
Kantor pusatHong Kong
SloganFurther
BahasaInggris
PemilikFox Networks Group Asia Pacific
Media streaming
PLDT My DSL (Watchpad) (Philippines)Channel 1008

National Geographic Channel merupakan sebuah saluran televisi Asia yang menyiarkan dokumenter yang dibuat oleh National Geographic Society, yang sama dengan Discovery Channel dan History seperti seperti dokumenter alam, ilmu pengetahuan, budaya, dan sejarah. Saluran ini diluncurkan di Asia dengan STAR TV pada Juli 1998. Hari ini, saluran tersebut tersedia dan disaksikan 56 juta rumah.[1] (2008).

Referensi

  1. ↑ "National Geographic to open first Asian retail store at Vivo City, Singapore". CozyCot. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-02-13. Diakses tanggal 2009-02-27.

Pranala luar

STAR TV (dimiliki oleh 21st Century Fox)
Saluran sekarang
Mantan saluran
Anak-anak
Saluran kabel televisi lokal di Filipina
Creative Programs (ABS-CBN)
Solar Entertainment
MediaQuest (TV5)
Viva
STAR TV/FOX (Philippines)
Sony
Universal
FUBC
Catholic Media Network
Sedaerah
Lainnya
Filipina-satunya pakan
Mati/tidak aktif


Ikon rintisan

Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan