Senin, 19 Oktober 2026
05:10 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Nasionalisme Basque

Nasionalisme Basque

Bagikan:
250px-Flag_of_the_Basque_Country.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Negeri Basque.

Nasionalisme Basque adalah salah satu bentuk nasionalisme yang menegaskan bahwa Basque (kelompok etnis di wilayah Pegunungan Pirenia barat) adalah suatu bangsa yang sebaiknya disatukan secara politik. Semenjak kemunculan gagasan ini pada akhir abad ke-19, telah muncul juga kelompok-kelompok separatis Basque, dan yang paling tersohor adalah kelompok separatis Euskadi Ta Askatasuna (disingkat ETA) yang telah melancarkan berbagai aksi terorisme dari tahun 1968 hingga 2010.

Kelompok etnis Basque tersebar di tiga kawasan di dua negara, yaitu País Vasco dan Navarra di Spanyol serta wilayah Iparralde di Prancis. Maka dari itu, pergerakan nasionalisme Basque bersifat "iredentis"[1] karena menginginkan penyatuan semua provinsi yang dihuni oleh orang-orang yang berbahasa Basque. Gagasan ini sendiri berakar dari Carlisme dan berakhirnya hubungan lama antara provinsi-provinsi Basque Spanyol dengan Monarki Spanyol akibat undang-undang tahun 1839 dan 1876. Pada masa ini, pergerakan pro-fueros (sistem kehakiman dan pengambilan keputusan lokal) yang reaksioner menginginkan agar sistem "fueros" dan otonomi wilayah Basque dipertahankan. Pemerintah Spanyol menindas pergerakan pro-fueros seusai Perang Carlista Ketiga.

Catatan kaki

  1. ↑ Bookman 1993, hlm. 111.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan