Senin, 12 Oktober 2026
11:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Nasi katok

Nasi katok

hidangan nasi khas Brunei

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)
250px-Nasi_Katok.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nasi Katok

Nasi katok adalah makanan khas dari Brunei Darussalam. Sebagai salah satu makanan pokok di beberapa negara Asia, nasi banyak digunakan dalam berbagai menu. Budidaya Padi yang relatif mudah dan kandungan gizi yang tinggi membuat nasi menjadi makanan pokok di banyak negara Asia. Nasi katok dikonsumsi secara rutin oleh masyarakat Brunei dan biasanya disajikan dalam wadah plastik atau pembungkus makanan, sehingga termasuk jenis makanan cepat saji khas Brunei. Nasi katok dapat ditemukan di berbagai distrik di Brunei, mulai dari kedai hingga restoran. Bagi masyarakat Indonesia, nasi katok serupa dengan nasi bungkus yang biasa ditemukan di Indonesia, di mana satu porsi umumnya mencakup lauk-pauk.[1]

Sejarah

Istilah katok menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti celana, tetapi penamaan katok pada nasi katok khas Brunei tidak berasal dari arti tersebut. Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat Brunei, nasi katok pertama kali dijual di lingkungan Mabohai oleh pasangan suami istri keturunan China dengan menu berupa nasi dan potongan ayam. Menu kemudian berkembang dengan tambahan sambal dan kuah daging. Nama katok muncul karena pada awal kemunculannya nasi ini hanya dijual pada siang hari, dan pekerja malam yang ingin membeli harus mengetuk pintu penjual. Suara ketukan tersebut terdengar seperti Knock..knock dalam bahasa Inggris, sehingga muncul sebutan nasi katok.

Penyajian

Nasi katok terdiri dari nasi pulen dan ayam goreng yang ditepungi, ditambahkan dengan dua pilihan sambal (pedas atau tidak), dan dibungkus menggunakan bungkus nasi atau pembungkus plastik. Pembeli dapat memilih potongan ayam dan sambal sesuai keinginan sebelum dibungkus. Harga satu porsi nasi katok rata-rata satu dolar.[2] Harga di setiap tempat biasanya sama, yaitu satu dolat. Perbedaan antara satu porsi dengan porsi lain terletak pada kualitas bahan dan sambal. Sambal nasi katok dibuat dari ikan teri, ikan bahai, dan ikan bilis.[3] Nasi katok juga menjadi bagian dari wisata kuliner yang dikunjungi turis mancanegara, khususnya dari Indonesia.

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-01. Diakses tanggal 2017-11-25.
  2. ↑ "Berkunjung ke Brunei, Jangan Lewatkan Menyicipi Nasi Katok nan Lezat". Tribunnews.com. 14 Agustus 2013. Diakses tanggal 12 Februari 2026.
  3. ↑ "Resep Masakan Nasi Sambal Katok yang Lezat". Widhia Anugrah. Diakses tanggal 12 Februari 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan