Selasa, 22 September 2026
17:28 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Narodnik

Narodnik

partai politik

250px-Alexander_Herzen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Alexander Herzen, filsuf dan pemikir politik Rusia yang gagasannya memberikan pengaruh terhadap perkembangan pergerakan Narodnik.

Narodnik (bahasa Rusia:народники, diucapkan [nɐˈrodʲnʲɪkʲɪ]) adalah sebuah gerakan kesadaran secara politik dari kelas menengah Rusia pada era 1860-an dan 1870-an, beberapa di antaranya terlibat dalam gerakan revolusioner yang menentang kekuasaan Tsar. Ideologi mereka dikenal dengan sebutan Narodnichestvo (народничество), dari kata Rusia народ, narod, yang berarti "rakyat", sehingga terkadang diterjemahkan menjadi "rakyatisme" atau lebih umumnya dijuluki "populisme". Semboyan umum dari para Narodnik adalah "хождение в народ", khozhdeniye v narod, "bergerak menuju rakyat".[1] Meskipun gerakan tersebut tidak berdampak besar pada masanya, Narodnik terdiri dari beberapa pelopor intelektual dan politik sosialis revolusioner yang sangat memengaruhi sejarah Rusia pada abad ke-20.

Catatan

  1. B. S. Itenberg, "Khozhdenie v narod, in Sovetskaia istoricheskaia entsiklopediya (Moscow: 1973–1982).

Daftar pustaka

  • Pedler, Anne. "Going to the People. The Russian Narodniki in 1874–5." The Slavonic Review 6.16 (1927): 130–141. Web. 19 October 2011.
  • von Laue, Theodore H. "The Fate of Capitalism in Russia: The Narodnik Version." American Slavic and East European Review 13.1 (1954): 11–28. Web. 19 October 2011.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan