Minggu, 27 September 2026
10:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Nanook

Dalam agama Inuit, Nanook (secara harfiah berarti "beruang kutub") adalah penguasa beruang, atau dalam kata lain dia-lah yang menentukan apakah seorang pemburu akan berhasil menemukan dan menangkap beruang. Ia juga akan menghukum mereka yang melanggar pamali.[1]

Suku Inuit percaya bahwa beruang kutub itu sangat kuat dan "hampir seperti manusia". Pemburu Inuit memuja beruang besar ini agar perburuan mereka berhasil. Pada masa lalu, Inuit memakan daging beruang kutub dan memakai bulunya untuk membuat celana yang hangat untuk laki-laki dan kamik (sepatu bot lembut) untuk perempuan.[2] Nanuk dihormati oleh pemburu dengan menggantung kulit beruang kutub di bagian khusus di igloonya. Kulit itu akan digantung selama beberapa hari. Mereka juga akan memberikan persembahan kepada roh beruang kutub berupa senjata dan alat-alat berburu lainnya jika beruang itu adalah beruang jantan, atau alat untuk mengambil lemak dari kulit atau pisau jika beruangnya betina. Penduduk asli percaya bahwa beruang kutub membiarkan diri mereka dibunuh untuk memperoleh roh alat-alat (tatkoit), yang kemudian akan dibawa ke akhirat.[2] Menurut legenda, jika seekor beruang kutub yang mati diperlakukan dengan baik oleh seorang pemburu, roh beruang itu akan mengabarkan berita tersebut kepada beruang lainnya agar beruang-beruang itu ingin dibunuh oleh si pemburu itu. Beruang kutub akan menjauhi mereka yang tidak menghormati beruang-beruang ini.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ "Nanook Definition on Living Dictionary". Diakses tanggal 5 Januari 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "The Inuit and Polar Bears." Diarsipkan 2012-11-05 di Wayback Machine. Polar Bears International. N.p., n.d. Web. 19 Nov. 2013.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan