Jumat, 02 Oktober 2026
09:26 WIB
TERKINI
Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah

Namacodon

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Namacodon
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Campanulaceae
Subfamili: Campanuloideae
Genus: Namacodon
Thulin
Spesies:
N. schinzianum
Nama binomial
Namacodon schinzianum
Sinonim

Prismatocarpus schinzianus Markgr.

Namacodon schinzianum adalah spesies tumbuhan dalam keluarga Campanulaceae, yang endemik di Namibia. Spesies ini awalnya dideskripsikan oleh Friedrich Markgraf pada tahun 1941 sebagai Prismatocarpus schinzianus, namun dipindahkan ke genusnya sendiri, Namacodon, oleh Mats Thulin pada tahun 1974.[2] Tumbuhan ini diketahui terdiri dari kurang dari 20 populasi, yang semuanya berada di antara bebatuan pada ketinggian 800–2.000 meter (2.600–6.600 ft).[1]

Referensi

  1. 1 2 Craven, P. (2004). "Namacodon schinzianum". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2004 e.T46766A11081024. doi:10.2305/IUCN.UK.2004.RLTS.T46766A11081024.en. Diakses tanggal 17 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Christopher N. Cupido; Jessica M. Prebble & William M. M. Eddie (2013). "Phylogeny of southern African and Australasian wahlenbergioids (Campanulaceae) based on ITS and trnL-F sequence data: implications for a reclassification". Systematic Botany. 38 (2): 1–13. doi:10.1600/036364413X666714. hdl:10566/3243. S2CID 55886915.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Campanulaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Namibia

Artikel bertopik Namibia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan