Rabu, 07 Oktober 2026
16:42 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Najmuddin Ayyub

Najmuddin Ayyub

Bagikan:
250px-%D9%85%D9%88%D9%84%D8%AF_%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%AD_%D8%A7%D9%84%D8%AF%D9%8A%D9%86.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah gambar menggambarkan kelahiran Saladin. Ayahnya Najm al-din terlihat menggendongnya (1966)

Najmuddin Ayyub (meninggal 9 Agustus 1173) adalah seorang dizdar (pemimpin kastil) di Tikrit, menggantikan ayahnya Shadzi ibnu Marwan yang wafat. Ia merupakan saudara kandung Assaduddin Shirkuh. Perjalanan Shadzi dan dua putranya hingga tiba di Tikrit, Irak, demikian berliku. Berhubung Shadzi adalah seorang pejabat dan politikus, ia memiliki hubungan rumit dengan banyak orang, banyak kepentingan. Shadzi memiliki hutang budi salah satunya kepada sahabatnya sendiri, Jamal ad Daula Mujahiduddin Bihruz. Bihruz banyak membantu Shadzi bukan hanya urusan material tetapi juga non material. Bihruz bukan hanya berjasa pada Shadzi, tetapi juga pada dua putranya, Ayyub dan Shirkuh.

Ia merupakan ayah kandung Salahuddin Ayyubi,[1] sehingga ia merupakan nenek moyang penguasa Dinasti Ayyubi.

Catatan kaki

  1. ↑ George F. Nafziger; Mark W. Walton, Islam at War: A History, (Praeger, 2003), 42. – via Questia(perlu berlangganan)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan