Senin, 02 November 2026
04:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Naba Kailash Mandir

kuil Hindu di Benggala Barat, India

Bagikan:
Hindu temple in Benggala Barat, IndiaTemplat:SHORTDESC:Hindu temple in Benggala Barat, India
Naba Kailash Mandir
নব কৈলাশ মন্দির
Pemandangan Kuil Nava Kailash
Pemandangan Kuil Nava Kailash
Agama
AfiliasiHindu
DewaSiwa
FestivalMaha Shivaratri
Lokasi
osm-intl,13,23.220277777778,88.364722222222,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Naba_Kailash_Mandir&revid=27673169&groups=_48c5344f236054f5ff37907e08e1277bc8a0eb93&parser=parsoid
Peta interaktif Naba Kailash Mandir
LokasiKalna
Negara bagianBenggala Barat
NegaraIndia
Koordinat23°13′13″N 88°21′53″E / 23.22028°N 88.36472°E / 23.22028; 88.36472
Arsitektur
TipeArsitektur kuil Benggala
Gayagaya Chala
Dibangun olehMaharaja Teja Chandra Bahadur
Didirikan1809
RampungTemplat:Year and age
Jumlah bangunan108

Naba Kailash Mandir adalah sebuah kuil Siwa di Kota Kalna, Distrik Purba Bardhaman, Benggala Barat, India. Struktur kuil ini terdiri dari gabungan dua lingkaran konsentris dengan total 108 kuil kecil, masing-masing didedikasikan untuk Siwa. Bentuknya melambangkan rasi manik-manik, dan dinding kuil ini menggambarkan kisah-kisah dari Mahabharata dan Ramayana serta banyak adegan perburuan. Terdapat tujuh puluh empat kuil di lingkaran luar dan tiga puluh empat kuil di lingkaran dalam, yang dibangun sesuai mitologi.[1] Masing-masing dari 108 kuil tersebut memiliki sebuah lingga Siwa. Setiap lingga Siwa di lingkaran dalam, yang melambangkan Sadashiva, berwarna putih, sedangkan setengah dari lingga Siwa di lingkaran luar, yang melambangkan Rudra, berwarna hitam, dan setengah lainnya berwarna putih.[2]

Struktur

Naba Kailash Mandir memiliki 108 kuil Siwa yang tersusun dalam dua lingkaran geometris.[3] Dari kuil-kuil yang tersusun dalam dua lingkaran tersebut, 74 berada di lingkaran luar dan 34 berada di lingkaran dalam,[1] dengan satu kuil tambahan di sisi barat lingkaran luar. Seluruh 108 kuil yang membentuk dua lingkaran ini dibangun dengan gaya arsitektur At-chala. Lingkaran dalam memiliki keliling sekitar 102 meter dan lingkaran luar memiliki keliling sekitar 220 meter. Kuil-kuil ini dibangun di atas alas panggung rendah dan saling berdampingan. Tinggi masing-masing kuil sekitar 6,1 meter dan lebarnya 2,9 meter. Kuil di sisi barat lingkaran luar dibangun dengan gaya Pancha-ratna, dilengkapi beranda dengan delapan anak tangga. Kuil tersebut berdiri di atas alas panggung setinggi 1,8 meter, dengan tinggi bangunan 11 meter. Nama kuil ini saat ini adalah Jaleswar Mandir. Di pusat kedua lingkaran terdapat sebuah sumur yang memenuhi kebutuhan air kuil untuk keperluan puja.[2][4]

Referensi

  1. 1 2 Amitabha, Gupta (7 September 2022). "Ambika Kalna: An ode to Bengal's temple architecture". www.telegraphindia.com. Diakses tanggal 17 September 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Das, Bibekananda (1999). কালনা মহকুমার প্রত্নতত্ত্ব ও ধর্মীয় সংস্কৃতির ইতিবৃত্ত. Kolkata: Pharma KLM Pvt. hlm. 71.
  3. ↑ "১০৮ শিবমন্দির নিয়ে উদ্বেগ কালনায়". www.anandabazar.com (dalam bahasa Bengali). Kalna. 9 Maret 2016. Diakses tanggal 17 September 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Chowdhury, Jagyeswar (1994). বর্ধমান: ইতিহাস ও সংস্কৃতি (৩ খণ্ড). Pustaka Bipani. hlm. 127.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan