Rabu, 30 September 2026
05:52 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

NGC 869

Bagikan:

Templat:Infobox cluster

NGC 869 (biasa juga dikenal sebagai h Persei ) merupakan salah satu gugus terbuka yang memiliki jarak 7460 tahun cahaya dan terletak di konstelasi Perseus. Gugus terbuka tersebut memiliki usia sekitar 14 juta tahun. Gugus tersebut merukapan Cluster Ganda paling barat bersebelahan dengan gugus NGC 884.

NGC 869 dan 884 sering dikenal sebagai h dan χ (chi) Persei. Beberapa mungkin mengalami kebingungan tentang apa yang dimaksud Bayer dengan sebutan ini. Bahkan terkadang Bayer sering di klaim tidak menyelesaikan kedua gugus bintang tersebut menjadi dua bagian nebulositas, dan bahwa χ merujuk pada konstelasi Gugus Ganda dan h merujuk pada bintang yang terdekat dari gugusan tersebut.[1] Grafik dari Uranometria Bayer untuk konstelasi Perseus tidak menunjukkan NGC 869 sebagai objek yang berkabut, tetapi grafik untuk Cassiopeia menampilkannya, dan digambarkan sebagai Dupleks Nebulosa dalam Coelum Stellatum Coelum Stellatum Christianum dari Schiller, yang disusun dengan bantuan Bayer.[2] Gugus dari keduanya berada pada konstelasi Perseus OB1, dan terpisah beberapa ratus tahun cahaya satu sama lain. Cluster tersebut pertama kali dicatat oleh Hipparchus, sehingga sudah dikenal sejak jaman dahulu.

Dengan magnitudo tampak sebesar 3,7 hingga 3,8, Gugus Ganda NGC 869 dan 884 dapat terlihat dan diamati bahkan tanpa menggunakan teleskop dalam kondisi baik. Kedua gugus bintang tersebut sangat mudah ditemukan di langit karena letaknya tepat di sebelah timur dari Wasterisme yang sudah dikenal di konstelasi Cassiopeia, di antara bintang Ruchbah (Delta Cassiopeiae) di Cassiopeia dan Miram (Eta Persei), yang menandai puncak runcing Perseus. Gugusan tersebut terletak di dekat pancaran hujan meteor Perseid, yang memuncak setiap tahun pada pertengahan Agustus. Itu sirkumpolar dari sebagian besar lokasi utara

Gugus Ganda sering difoto dan diamati dengan teleskop kecil. Gugus ganda dapat terlihat dengan mata telanjang antara konstelasi Perseus dan Cassiopeia apabila langit cerah yang biasanya dikenal sebagai gugusan bintang terang di galaksi Bima Sakti pada saat musim dingin. Dengan menggunakan teleskop kecil, gugus tersebut akan muncul sebagai sekumpulan bintang terang yang terletak di antara sekumpulan bintang yang banyak. Didominasi oleh bintang-bintang biru cerah, gugus tersebut juga menampung beberapa bintang jingga.

Referensi

  1. ↑ Stephen James O'Meara and Daniel W.E. Green, 2003, "The Mystery of the Double Cluster", Sky and Telescope, Vol. 105, No. 2 (February 2003), p. 116–119.
  2. ↑ Morton Wagman, Lost Stars, McDonald & Woodward, 2003, ISBN0939923785, p. 240.

Templat:Catalogs

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan