Sabtu, 24 Oktober 2026
01:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Myzopoda

Myzopoda

Bagikan:
Myzopoda
Rentang waktu: Eosen Akhir sampai kini
250px-Myzopoda_aurita_13060431.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Myzopoda aurita
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Superfamili: Noctilionoidea
Famili: Myzopodidae
Thomas, 1904
Genus: Myzopoda
Milne-Edwards & A. Grandidier, 1878
Spesies tipe
Myzopoda aurita
Milne-Edwards and Grandidier, 1878
Myzopodidae_distribution.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Persebaran Myzopoda
M. schliemanni dalam warna biru, M. aurita dalam warna merah
Artikel takson sembarang

Myzopoda adalah sebuah genus kelelawar, satu-satunya anggota famili monotipik Myzopodidae, dengan dua spesies terdeskripsi. Myzopodidae merupakan satu-satunya famili kelelawar yang kini menjadi endemik di Madagaskar. Namun, temuan-temuan fosil menyatakan bahwa famili tersebut memiliki keturunan kuno di Afrika, terbentang dari Pleistosen sampai sejauh akhir Eosen.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Gunnell, G. F.; Simmons, N. B.; Seiffert, E. R. (2014-02-04). "New Myzopodidae (Chiroptera) from the Late Paleogene of Egypt: Emended Family Diagnosis and Biogeographic Origins of Noctilionoidea". PLoS ONE. 9 (2) e86712. Bibcode:2014PLoSO...986712G. doi:10.1371/journal.pone.0086712. PMC 3913578. PMID 24504061.
  2. ↑ Dunham, W. (2014-02-05). "Madagascar's tiny 'sucker-foots' give old bat new meaning". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 6, 2016. Diakses tanggal 2014-02-05.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan