Kamis, 22 Oktober 2026
05:28 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Numbat

Numbat

Bagikan:
Numbat
250px-Numbat%2C_Dryandra_Woodland%2C_Western_Australia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Infrakelas: Marsupialia
Ordo: Dasyuromorphia
Famili: Myrmecobiidae
Waterhouse, 1841
Genus: Myrmecobius
Waterhouse, 1836
Spesies:
M. fasciatus
Nama binomial
Myrmecobius fasciatus
Subspesies
  • M. fasciatus fasciatus
  • †M. fasciatus rufus
250px-Numbat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daerah sebaran numbat
(hijau – alami, merah muda – reintroduksi)

Numbat,[4] atau pemakan semut berkantong[4] (Myrmecobius fasciatus) merupakan binatang simbol untuk wilayah Australia Barat, tetapi sayangnya saat ini populasi mereka berada dalam status "Terancam Punah". Untuk melindungi satwa yang saat ini hanya ditemukan dalam beberapa koloni kecil ini, pemerintah Australia mengadakan sebuah program konservasi.

Numbat memiliki ukuran tubuh kecil dengan panjang hanya sekitar 35–45 cm, diukur hingga ujung ekornya, di mana panjang ekornya hampir sama dengan panjang tubuhnya. Berat badan Numbat berkisar antara 280 gram hingga 700 gram.

Binatang ini memiliki berbagai macam variasi warna, terbentang dari abu-abu muda hingga cokelat kemerahan dengan garis-garis melingkari tubuh berwarna putih, garis hitam yang memanjang dari wajah hingga ujung ekornya, dan bulu bagian atas berwarna lebih kemerahan.

Berbeda dengan binatang marsupial (berkantung) lainnya, Numbat merupakan binatang diurnal (aktif disiang hari). Di siang hari mereka akan berburu rayap sebagai makanan utama mereka dengan menggunakan cakar kuatnya dan lidah yang sangat panjang, ramping, serta lengket untuk menangkap rayap.

Daerah penyebaran Numbat terbentang dari Australia bagian Selatan, Australia Bagian Barat hingga bagian barat daya New South Wales. Namun sejak kedatangan bangsa Eropa ke Australia, daerah penyebaran mereka makin menyusut. Dan saat ini mereka hanya dapat ditemukan di 2 tempat yaitu di Dryandra Woodland dan Perup Nature Reserve, yang keduanya merupakan daerah di Australia Bagian Barat.

Referensi

  1. ↑ Woinarski, J.; Burbidge, A.A. (2016). "Myrmecobius fasciatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T14222A21949380. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T14222A21949380.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Myrmecobius fasciatus — Numbat".
  3. ↑ Waterhouse, G.R. (1836). "Description of a new genus (Myrmecobius) of mammiferous animals from New Holland, probably belonging to the marsupial type". Proceedings of the Zoological Society of London. 1836: 69–70.
  4. 1 2 Baru-Van Hoeve, Ichtiar (1989). Ensiklopedi Indonesia Seri Fauna: Mamalia 1. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve. hlm. 39. Diakses tanggal 26 Juli 2025.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri numbat di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Myrmecobius fasciatus.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan