Senin, 21 September 2026
23:18 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Musim Mas

Musim Mas

Musim Mas Holdings Pte. Ltd.
250px-Musim_Mas_Logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPerusahaan privat yang dimiliki keluarga
IndustrIAgribisnis
PendiriAnwar Karim
Tokoh kunci
Bachtiar Karim (Ketua Executive dan Chief Executive (CEO)), Burhan Karim (Chief Operating Officer (COO)), Bahari Karim (Chief Finance Officer (CFO))
Jumlah karyawan
37.000

Musim Mas Holdings (Musim Mas Group) adalah perusahaan Indonesia yang memproduksi minyak sawit. Grup perusahaan ini memiliki salah satu jaringan penyulingan minyak sawit terbesar di dunia dan merupakan salah satu pemain utama dalam industri sabun dan penyulingan minyak nabati di Indonesia.[1] Grup ini juga memiliki jaringan instalasi tangki di pelabuhan-pelabuhan besar di berbagai negara, termasuk Indonesia.[2] Musim Mas beroperasi di 13 negara di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Serikat dan melibatkan 37.000 karyawan. Perusahaan ini memproduksi 600.000 ton minyak sawit mentah per tahun.[3]

Musim Mas adalah perusahaan pertama di Indonesia yang mendapat sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) untuk seluruh aset perkebunannya (25.918 hektar).[4] Perusahaan ini juga berusaha memerangkap gas metana dengan memasang perangkap gas di seluruh pabriknya.[5][6]

Pranala luar

Referensi

  1. "PT Musim Mas | Member | RSPO - Roundtable on Sustainable Palm Oil". rspo.org. Diakses tanggal 2016-05-30.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  2. http://www.musimmas.com/our-business/integrated-business
  3. "Musim Mas expects more demand for certified palm oil | The Jakarta Post". web.archive.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-15. Diakses tanggal 2016-05-30.
  4. "150 RICHEST INDONESIANS | Jakarta Globe". thejakartaglobe.com. Diakses tanggal 2016-05-30.
  5. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-10-10. Diakses tanggal 2016-09-11.
  6. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 2016-09-11.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan