Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Musik Malawi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Musik Malawi adalah musik yang berkembang di Malawi, suatu negara di Afrika. Secara historis, musik Malawi dibentuk oleh perpaduan tiga warisan budaya utama, yakni pengaruh Britania Raya, Afrika, dan Amerika. Tradisi mobilitas masyarakat Malawi sebagai pelancong dan pekerja migran turut mendorong penyebaran musik mereka ke berbagai wilayah di benua Afrika, sekaligus memperkaya bentuknya melalui interaksi dengan beragam gaya musik lain.
Proses percampuran ini semakin kuat pada masa Perang Dunia II, ketika para tentara membawa dan memperkenalkan musik ke daerah-daerah lain, lalu membawanya kembali, sehingga pada akhir perang muncul popularitas duo gitar dan banjo sebagai band dansa. Kedua instrumen tersebut sendiri merupakan hasil impor. Selain itu, pengalaman pekerja Malawi pada sektor pertambangan di Afrika Selatan dan Mozambik juga berperan dalam membentuk fusi gaya musik, yang kemudian melahirkan genre seperti Kwela.
Varian musik
Musik tradisional
Musik tradisional Malawi juga telah meraih sejumlah pencapaian komersial, seperti kelompok fusi folk Pamtondo, yang musiknya menggunakan ritme dari suku Tumbuka, Lomwe, Makuwa, dan Mang'anja.
Selain itu, terdapat pula para penampil dan band yang lebih beraliran tradisional, seperti Alan Namoko, Micheal Yekha, Ndingo Brothers, Millennium Sound Checks, dan Waliko Makhala.
Di Malawi, tarian tradisional mencakup Manganje, Mganda, Tchopa, Beni, Malipenga, Ngoma, Chitelera, Likwata, Chiwoda, Masewe, Chimtali, Visekese, Khunju, Gule wa Mkulu, dan Chisamba.