Senin, 02 November 2026
13:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Museum Vuk dan Dositej

Museum Vuk dan Dositej

museum di Serbia

Bagikan:
Museum Vuk dan Dositej
Музеј Вука и Доситеја
250px-Museum_of_Vuk_and_Dositej%2C_Belgrade%2C_Serbia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan sebelum direnovasi
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Museum_Vuk_dan_Dositej&revid=28049351&groups=_e64d93269d73622df9cb29342f6791726edbdef3&parser=parsoid
Didirikan1949
LokasiStari Grad, Beograd, Serbia
Koordinat44°49′16″N 20°27′32″E / 44.82102°N 20.45888°E / 44.82102; 20.45888
DirekturLjiljana Čubrić
Situs webwww.narodnimuzej.rs

Museum Vuk dan Dositej (bahasa Serbia:Музеј Вука и Доситеја/Muzej Vuka i Dositeja) adalah salah satu museum terpenting yang terletak di kota Beograd, ibu kota Serbia. Museum ini didirikan pada tahun 1949 dan menunjukkan kepada pengunjungnya kehidupan, karya dan warisan Vuk Stefanović Karadžić (1787–1864), seorang tokoh yang telah mereformasi bahasa Serbia, dan juga Dositej Obradović (1742–1811) yang merupakan seorang penulis yang menjadi menteri pendidikan pertama Serbia. Museum ini terletak di dalam sebuah bangunan bergaya Utsmaniyah yang sebelumnya pernah menjadi Sekolah Tinggi Beograd, yaitu institusi pendidikan tinggi pertama di Serbia yang didirikan pada tahun 1808 oleh Dositej Obradović.

Semenjak tahun 1979, institusi ini dikelola oleh Museum Nasional Serbia.[1]

Catatan kaki

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Museum of Vuk and Dositej.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan