Sabtu, 31 Oktober 2026
23:50 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Musa al-Husayni

Musa al-Husayni

Bagikan:
250px-Mousa-Qasem.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Musa al-Husayni

Musa Kazim Pasha al-Husayni (bahasa Arab:موسى كاظم الحسيني, Musa Kazem al-Ḥussaynī) (1853 di Yerusalem – 27 Maret 1934) memegang serangkaian jabatan senior dalam pemerintahan Kesultanan Utsmaniyah. Ia berasal dari keluarga al-Husayni berpengaruh dan merupakan wali kota Yerusalem (1918–1920). Ia diangkat menjadi wali kota oleh otoritas Inggris dan menjadi kepala Komite Eksekutif Kongres Arab Palestina dari 1922 sampai 1934. Kematiannya diyakini disebabkan oleh luka yang didapatkan saat unjuk rasa anti-Inggris.

Kehidupan pribadi

Ia adalah ayah dari Abd al-Qadir al-Husayni.

Referensi

Lihat pula

Kekaisaran Utsmaniyah (1517–1917)
Mandat Britania atas Palestina (1917–48)
Yerusalem Barat, Israel (1949–67)
Yerusalem Timur, Yordania (1949–67)
Israel (1967–)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan