Sabtu, 24 Oktober 2026
07:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Muqatha'ah

Muqatha'ah

Bagikan:
Al-Qur'an
Itu adalah kitab yang tidak berisi keraguan, petunjuk bagi orang-orang bertakwa (QS al-Baqarah [2]: 2.
Karakteristik

Di dalam Alquran, huruf-huruf muqatta'ah (bahasa Arab:الحروف المقطعة, translit. al-ḥurūf al-muqaṭṭaʿah, har. 'huruf-huruf yang terpotong-potong') adalah huruf-huruf hijaiyah (abjad Arab) yang terletak di permulaan beberapa surah.[1] Huruf-huruf ini tidak membentuk suatu kata bermakna, melainkan diucapkan dengan nama setiap huruf penyusunnya secara terpotong-potong, seperti 20px-Ra_bracket.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail الم 20px-Aya-1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20px-La_bracket.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail alif-lām-mīm. Penggunaan huruf-huruf ini memberikan pesan bahwa Alquran menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantarnya.[2]

Empat Surah yang dinamakan berdasarkan muqatta'at, yaitu Ṭāʾ-Hāʾ, Yāʾ-Sīn, Ṣād dan Qāf.

Tidak ada seorangpun yang mengetahui maksud dari apa arti sebenarnya dari muqatta'at, hanya Allah yang mengetahuinya.

Penyebaran

Tabel persebaran huruf-huruf muqatta'at di Alquran
Muqaṭṭa'at Surah Akumulasi
ألم
’Alif Lām Mīm
Al-Baqarah, Ali Imran, al-Ankabut, ar-Rum, Luqman, dan as-Sajdah 6
ألمص
ʾAlif Lām Mīm Ṣād
Al-A'raf 7
ألر
ʾAlif Lām Rāʾ
Yunus, Hud, Yusuf, Ibrahim, dan al-Ḥijr 12
ألمر
ʾAlif Lām Mīm Rāʾ
Ar-Ra'd 13
كهيعص
Kāf Hāʾ Yāʾ ʿAin Ṣād
Maryam 14
طه
Ṭāʾ Hāʾ
Ṭa Ha 15
طسم
Ṭāʾ Sīn Mīm
Asy-Syu'ara' dan al-Qaṣaṣ 17
طس
Ṭāʾ Sīn
An-Naml 18
يس
Yāʾ Sīn
Ya Sin 19
ص
Ṣād
Ṣad 20
حم
Ḥā Mīm
Ghaafir, Fuṣṣilat, az-Zukhruf, ad-Dukhan, Jatsiyah, dan al-Aḥqaf 26
حم عسق
Ḥā Mīm; ʿAin Sīn Qāf
Asy-Syura 27
ق
Qāf
Qaf 28
ن
Nūn
Surah Al-Qalam 29

Struktur

Qur%27anic_initial_letters_en.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled

Berikut ada 14 kombinasi yang unik; yang paling banyak yaitu ʾAlif Lām Mīm dan Ḥā Mīm, disebutkan hingga enam kali. Berikut adalah huruf-huruf muqatta'at, yaitu: ʾalif أ, hā هـ, ḥā ح, ṭā ط, yā ي, kāf ك, lām ل, mīm م, nūn ن, sīn س, ʿain ع, ṣād ص, qāf ق, rā ر. [3][4]

Akrofoni

Muḥammad Ali memberikan pendapatnya mengenai arti dari huruf-huruf berikut:

Alif (ا): merujuk kepada kata Ana (أنا, saya)
Hā (ه): kependekan dari Al-Hādīy (الهادي, pemberi petunjuk)
Ḥā (ح): kependekan dari Al-Ḥamīd (الحميد, Maha Terpuji),
Ṭā (ط): as either an abbreviation for the Benignantatau an interjection equivalent to O (in dialect),
Yā (ي): an interjection equivalent to O.
Kāf (ك): an abbreviation for Al-Kāfi (كافي, the Sufficient),
Lām (ل): merujuk kepada Nama Allāh (الله, menggunakan huruf keduanya),
Mīm (م): kependekan dari Al-'Alīm (العليم) Al-Majīd (المجيد),
Nūn (ن): kemungkinan ikan nun (paus)
Sīn (س): kependekan dari As-Samī' (السميع, Maha Mendengar),
ʿAin (ع): kependekan dari Al-'Alīm (العليم, Maha Mengetahui),
ṣād (ص): kependekan dari Aṣ-ṣādiq (الصادق, Maha Benar),
Qāf (ق): kependekan dari Al-Qādir (القادر, Maha Berkehendak),
Rā (ر): diartikan menjadi melihat (رائي / رأى / رؤيا / يرى / بصير )

Arti dalam pendapat

Fakhr al-Din al-Razi, berpendapat bahwasannya Allah memberi petunjuk kepada manusia melalui ayat-ayatnya. Ia mengartikannya dalam bahasa Arab, (contohnya, mata sebagai 'ع', awan sebagai 'غ' dan paus sebagai 'ن').[5]}}[6]

Amin Aḥsan Iṣlaḥi mendukung pendapat al-Razi, yang membenarkan hal-hal yang di pandapatkannya

Ḥamiduddin Farahi menyimbolkan Nun (ن) sebagai "ikan", sebagai pertanda awal dari kisah perjalanan Nabi Yunus.[7][8]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Ibnu Katsir 1998, vol. 1, hlm. 68.
  2. ↑ Anam 2010.
  3. ↑ nun ن and qaf ق have no variant written without dots in modern script; Steward (2012): "the mysterious letters include no letters with dots. There is an apparent exception to this rule, the occurrences of ya in [Surahs 19 and 36 ...]"
  4. ↑ Devin J. Steward, "The mysterious letters and other formal features of the Qur'an in light of Greek and Babylonianatauacular texts", in: New Perspectives on the Qur'an ed. Reynolds, Routledge (2012), 323-348 (p. 341).
  5. ↑ Michael R. Rose; Casandra L. Rauser; Laurence D. Mueller (Juli 2003). "Al-Baqarah (1-7)". Renaissance.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Amatul Rahman Omar and Abdul Mannan Omar, "Derivation of Vocabulary from its Root Alphabets" Diarsipkan 2016-03-22 di Wayback Machine, Exegesis of the Holy Qur'an - Commentary and Reflections, 2015
  7. ↑ Islahi, Amin Ahsan (2004). Taddabur-i-Quran. Faraan Foundation. hlm. 82–85.
  8. ↑ Ahsan ur Rehman Diarsipkan 2015-06-26 di Wayback Machine, "Morpho Phonemic Patterns in the Prefixed Chapters of the Qur'an: A Stylistic Approach" (2013) lasjan.page.tl A stylistic study of the consonant Șād (ﺹ) in three Qur’anic chapters:Șād (38), Maryam (19) and Al A‘rāf (7) (2013)

Daftar pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan