Rabu, 23 September 2026
06:35 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Lendir

Lendir atau mukus adalah sekresi berair pekat dan licin (seperti dahak, ingus) yang diproduksi membran lendir dan menutupi membran lendir. Lendir biasanya diproduksi dari sel-sel yang ditemukan di kelenjar lendir, meskipun mungkin juga berasal dari kelenjar campuran, yang mengandung sel serosa dan lendir. Lendir adalah koloid kental yang mengandung garam anorganik, enzim antimikroba (seperti lisozim), imunoglobulin (terutama IGA), dan glikoprotein seperti laktoferrin,[1] dan mucin, yang diproduksi oleh sel-sel piala di selaput lendir dan kelenjar submukosa. Lendir berfungsi untuk melindungi sel epitel di lapisan saluran pernapasan, pencernaan, dan saluran kencing, alat kelamin, serta jaringan dalam indra penglihatan dan pendengaran dari jamur patogen, bakteri[2] dan virus. Sebagian besar lendir dalam tubuh manusia diproduksi di saluran pencernaan.

Amfibi, ikan, siput, dan beberapa invertebrata lainnya juga memproduksi lendir eksternal dari epidermis mereka sebagai perlindungan terhadap patogen, dan untuk membantu dalam gerakan dan juga diproduksi dalam ikan untuk melapisi insang mereka. Tanaman menghasilkan zat serupa yang disebut mukilage yang juga diproduksi oleh beberapa mikroorganisme.[3]

Referensi

  1. Singh, PK; Parsek, MR; Greenberg, EP; Welsh, MJ (Mei 2002). "A component of innate immunity prevents bacterial biofilm development". Nature. 417 (6888): 552–5. Bibcode:2002Natur.417..552S. doi:10.1038/417552a. PMID 12037568. S2CID 4423528.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Barr et al. Bacteriophage adhering to mucus provide a non–host-derived immunity Diarsipkan 2019-12-24 di Wayback Machine. PNAS 2013
  3. "Modes of locomotion in protists: 5 modes". biology discussion. 2016-09-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan