Artikel ini kemungkinan menggunakan bahan sumber yang tidak independen sehingga isinya tidak dapat diverifikasi atau belum memenuhi syarat netral. Silakan bantu perbaiki dengan mengganti sumber-sumber tersebut dengan mengutip ke sumber yang independen, netral, dan pihak ketiga. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Muhammad Yusuf Ateh (lahir 9 Agustus 1964) adalah birokrat Indonesia yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 5 Februari 2020.[1] Dia menyelesaikan pendidikan diploma tiga dan diploma empat di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara masing-masing pada 1986 dan 1992, memperoleh gelar magister administrasi bisnis dari Universitas Adelaide pada 2001, serta meraih doktor ilmu administrasi dari Universitas Indonesia pada 2020.[1] Setelah memulai karier di BPKP sebagai pengajar dan pejabat pengawasan, dia sempat bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi pada masa awal pembentukannya dan kemudian menjabat sebagai Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.[1] Setelah dilantik kembali oleh Presiden Prabowo Subianto pada 19 Februari 2025, dia mengarahkan pengawasan program prioritas pemerintah, termasuk pendampingan tata kelola program pembangunan tiga juta rumah pada 2026.[2][3]