Senin, 02 November 2026
10:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Muhammad Ilyas (ulama)

Muhammad Ilyas (ulama)

Menteri Agama kedelapan

Bagikan:
Muhammad Ilyas (ulama)
250px-K._H._Muhammad_Ilyas%2C_Menteri_Agama_Indonesia.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Agama Indonesiake-8
Masa jabatan
12 Agustus 1955 –10 Juli 1959
PresidenSoekarno
PendahuluMasjkur
PenggantiWahib Wahab
Informasi pribadi
Lahir(1911-11-23)23 November 1911
Meninggal5 Desember 1970(1970-12-05) (umur 59)

Muhammad Ilyas (23 November 1911 – 5 Desember 1970) adalah Menteri Agama pada 1955-1959 di beberapa kabinet pada masa pemerintahan Soekarno.[1] Ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi selama 6 tahun, sejak tahun 1959.[2]

KH Muhammad Ilyas adalah mertua dari Muhammad Maftuh Basyuni, Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Bersatu 2004-2009.

Pada tahun 1969, ia memimpin delegasi Indonesia mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang dihadiri 26 negera Islam di Rabat, Maroko yang membahas konflik Palestina-Israel.[1]

Referensi

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Masjkur
Menteri Agama Indonesia
1955–1959
Diteruskan oleh:
K.H.M. Wahib Wahab


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan