Rabu, 30 September 2026
12:40 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Muhammad Farid

Muhammad Farid

Bagikan:
250px-Penjabat_Bupati_Banyuasin_Muhammad_Farid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Muhammad Farid

Muhammad Farid (lahir 25 Oktober 1980) adalah seorang birokrat Indonesia kelahiran Palembang, Sumatera Selatan. Ia merupakan anak kedua dari empat bersaudara buah dari pasangan Agung Mazani dan Yetty Ferial. Ia dididik dan dibesarkan di lingkungan militer lantaran kakeknya pejuang veteran wilayah Kabupaten Lahat dan mantan Ketua Cacat Veteran Sumatera Selatan, yakni Kol. (Purn). H. M. Nurdin Lenggang yang berasal dari Desa Kebon Jati, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat.

Kedua orangtuanya berlatar belakang dari keluarga pamong. Sejak SD hingga SMA, ia aktif dalam kegiatan organisasi. Ia menjadi ketua kelas, ketua paskibra, dan kapten basket. Saat SMA, ia mengajar di Gloria English Course Kota Palembang. Pada tahun 1999, ia kemudian melanjutkan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) jalur UMPTN. Ia kemudian diterima di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor.

Ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke STPDN. Di STPDN, ia aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler baik di Korps Praja sebagai Wakil Gubernur Praja STPDN, Polisi Praja (Polpra), Pasukan Tanda Kehormatan (Pataka), Pasukan inti (Pasti), Gita Abdi Praja (Drum Band Korps), Ketua Gelar Kreativitas Muda Praja (GKMDP), Ketua Bhakti Karya Praja (BKP) dan Ketua Kontingen Sumsel.

Pada 9 Desember 2023, ia diangkat menjadi Penjabat Bupati Banyuasin. Ia menikah dengan Adhitya Trinia Apriliani, S.STP, M.Si pada 2 Desember 2004. Mereka dikaruniai seorang putra bernama Muhammad Qiandra Farid Putra yang lahir di Bandung pada tanggal 29 Mei 2008.[1]

Referensi

20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan