Senin, 02 November 2026
07:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kara benguk

Kara benguk

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Kacang babi.
Untuk Kacang-kacangan yang berasal dari genus Vicia, lihat Kara oncet.
Kara benguk
250px-Mucuna_pruriens_flower.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbungaan kara benguk
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Faboideae
Genus: Mucuna
Spesies:
M. pruriens
Nama binomial
Mucuna pruriens
Sinonim

Referensi:[1][2]

  • Mucuna utilis Wall. ex Wight (1840)
  • M. pruriens (L.) DC. var. utilis (Wall. ex Wight) Baker ex Burck (1893)
  • M. pruriens (L.) DC. f. utilis (Wall. ex Wight) Backer (1963)

Kara benguk atau kacang babi (Mucuna pruriens) adalah tumbuhan merambat dengan tinggi 6 m. Daun dan polong yang masih muda dapat dimakan asal direbus terlebih dahulu. Bijinya yang sudah tua, bisa untuk pengganti kacang kedelai untuk membuat tempe.[3] Tumbuhan ini terkenal menghasilkan gatal yang ekstrem ketika disentuh,[4] khususnya pada daun yang masih muda dan bijinya.

Deskripsi

Tumbuhan ini merupakan tanaman tahunan berupa semak yang merambat dapat mencapai 15 meter. Ketika tanaman masih muda, hampir seluruhnya tertutupi rambut halus, tetapi ketika dewasa hampir tidak ada rambut. Daun berbentuk tripinnate dan ovate. Bagian sisi daun sering kali bergelombang dan ujungnya runcing. Pada tumbuhan M. pruriens muda, kedua sisi daun memiliki rambut. Tangkai daun memiliki panjang dua hingga tiga milimeter.

Berat kering biji 5-85 gram.[5]

Galeri

  • Kara benguk dalam ilustrasi Jepang abad ke-19
    Kara benguk dalam ilustrasi Jepang abad ke-19
  • Bunga (gravir berwarna)
    Bunga (gravir berwarna)
  • Kara benguk di Suaka Margasatwa Kawal, India
    Kara benguk di Suaka Margasatwa Kawal, India
  • Biji polong, yang bulu-bulunya menyebabkan rasa gatal yang parah
    Biji polong, yang bulu-bulunya menyebabkan rasa gatal yang parah
  • Polong berbiji matang
    Polong berbiji matang
  • Dua biji dengan warna yang berbeda
    Dua biji dengan warna yang berbeda
  • Tumpukan biji
    Tumpukan biji

Referensi

  1. ↑ Soeseno, Slamet (1985) [Agustus 1982]. Sayur-Mayur Untuk Karang Gizi. hal.28. Jakarta:Penebar Swadaya.
  2. ↑ "Mucuna pruriens DC". Prohati. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 10 Mei 2013.
  3. ↑ Sastrapradja, Setijati; Lubis, Siti Harti Aminah; Djajasukma, Eddy; Soetarno, Hadi; Lubis, Ischak (1981) [1980]. Sayur-Sayuran. 6:44 –45. Jakarta:LBN - LIPI bekerjasama dengan Balai Pustaka. OCLC 66307472.
  4. ↑ "Human Surrogate Models of Histaminergic and Non-histaminergic Itch". www.medicaljournals.se. doi:10.2340/00015555-2146. Diakses tanggal 2019-01-26.
  5. ↑ "Factsheet - Mucuna pruriens". www.tropicalforages.info. Archived from the original on 2008-05-15. Retrieved 2008-02-23.


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan