Selasa, 27 Oktober 2026
16:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Motobu Chōki

Motobu Chōki

Bagikan:
Dalam nama Okinawa, nama keluarganya adalah "Motobu".
Motobu Choki
250px-Motobu_Choki.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1870-04-05)5 April 1870
Desa Akahira, Shuri,  Kerajaan Ryūkyū
Meninggal15 April 1944(1944-04-15) (umur 74)
Shuri, Jepang Jepang
GayaShuri-te dan Tomari-te
GuruSōkon Matsumura, Sakuma Pechin, Ankō Itosu, Kosaku Matsumora
PeringkatSōke, Pendiri Motobu-ryū
Siswa TerkemukaPutranya Chōsei Motobu, Tatsuo Yamada, Sannosuke Ueshima, Yasuhiro Konishi, Hironori Ōtsuka, Tatsuo Shimabuku, Shōshin Nagamine, Katsuya Miyahira
SitusMotobu-ryu

Motobu Chōki (本部 朝基, 5 April 1870 – 15 April 1944 ) adalah seorang karateka Jepang dari Desa Akahira di Shuri, Okinawa, ibu kota Kerajaan Ryūkyū ketika ia lahir. Saudara sulungnya Motobu Chōyū juga menjadi karateka terkenal.

Ayahnya, Kepala Motobu Chōshin (Motobu Aji Chōsin) adalah keturunan dari putra keenam Raja Okinawa, Shō Shitsu (1629–1668), yang bernama Shō Kōshin, dikenal juga sebagai Pangeran Motobu Chōhei (1655–1687). Chōki adalah putra ketiga dari Motobu Udun ("Istana Motobu")

Warisan Motobu dan pelajar terkenal

250px-Motobu_Choki2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Motobu Naifanchi
500px-Butokusai.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Murid-Murid Motobu
Atas bawah(kiri-kanan):Yamada, Ohtsuka, Konishi, Ueshima. (1938)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Motobu Choki.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan