Rabu, 28 Oktober 2026
21:30 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Yasuhiro Konishi

Yasuhiro Konishi

Bagikan:
Yasuhiro Konishi
250px-Konishi.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir1893
Takamatsu, Kagawa, Jepang
Meninggal1983 (umur 89–90)
Tokyo, Jepang
GayaShindō jinen-ryū
GuruGichin Funakoshi, Choki Motobu, Kenwa Mabuni, Morihei Ueshiba, Chojun Miyagi, Chōshin Chibana
PeringkatSōke, Pendiri Shindō jinen-ryū
Siswa TerkemukaKiyoshi Yamazaki, Tokio Mao
SitusJapan Karate-Do Ryobu-Kai

Yasuhiro Konishi (小西康裕, Konishi Yasuhiro, 1893 - 1983) adalah salah satu karateka pertama yang mengajarkan karate di daratan utama Jepang. Ia turut berkontribusi dalam pengembangan karate modern

Ia dikenal karena mengembangkan sebuah gaya yang dikenal sebagai Shindō jinen-ryū (神道自然流).

Kehidupan awal

Yasuhiro Konishi lahir pada 1893 di Takamatsu, Kagawa, Jepang. Pada 1899 ia mulai mempelajari Muso Ryu jujutsu, kemudian kendo ketika ia berusia 13 tahun dan kemudian, Takenouchi-ryū jujutsu. Pada 1915, ia masuk Universitas Keio di Tokyo.

Sumber

  • Ancient Okinawan Martial Arts, Volume 2: Koryu Uchinadi by Patrick McCarthy [Book]. Boston, MA: Tuttle Publishing. 1999
  • Japanese Karate, Volume 1: Shindo Jinen Ryu. [Motion Picture]. Thousand Oaks, CA: Tsunami Productions. 1998
  • Japanese Karate, Volume 2: Ryobukai and Shotokan. [Motion Picture]. Thousand Oaks, CA: Tsunami Productions. 1998
  • Japan Karate-Do Ryobu-Kai Instructors Manual. 1996
  • Black Belt Karate by Chris Thompson [Book]. London, UK: New Holland Publishers. 2008

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan