Sabtu, 24 Oktober 2026
19:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Monumen Michiels

Monumen Michiels

Bagikan:
lossy-page1-500px-KITLV_-_151096_-_Demmeni%2C_J._-_Michael_Monument_at_Padang_-_circa_1910.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto Monumen Michiels di Padang antara tahun 1900–1940 yang diperoleh dari koleksi Tropenmuseum, Amsterdam, Belanda

Monumen Michiels adalah monumen terbesar dan tertinggi di pulau Sumatra yang pernah berdiri di Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia.[1] Monumen ini didirikan pada tahun 1855 di Michielsplein (Lapangan Michiels) atau kira-kira berlokasi di Taman Melati di dekat Museum Adityawarman sekarang.

Struktur

Tidak diketahui pasti seberapa tinggi monumen ini. Namun dari foto yang terdapat pada sampul buku karangan antropolog Belanda, Freek Colombijn berjudul Paco-paco (Kota) Padang, terlihat perbandingan antara ketinggian monumen ini dengan tinggi dua orang Belanda yang berdiri di depannya, yaitu sekitar 8 kali. Jika ketinggian rata-rata orang Belanda pada waktu itu adalah 180 cm, maka ketinggian monumen ini adalah sekitar 14,4 meter atau lebih kurang setinggi bangunan lima lantai saat ini.

Menumen ini diketahui terbuat dari besi dengan lantai berlapis marmer dan dinding luarnya dipenuhi relief Eropa. Bagian teratas monumen ini meruncing yang terdiri dari beberapa tingkat, yang dipengaruhi oleh arsitektur Eropa kuno.

Sejarah

250px-Michiels%2C_AV.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Andreas Victor Michiels

Monumen ini didirikan pada tahun 1855, yang selama berdirinya merupakan monumen terbesar dan tertinggi di pulau Sumatra. Sesuai dengan namanya, monumen ini dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai penghormatan terhadap Gubernur Jenderal Andreas Victor Michiels, yang dianggap turut berjasa dan mempunyai prestasi yang gilang-gemilang bagi pemerintah di tanah jajahan termasuk di Dataran Tinggi Padang (kawasan Sumatera Barat sekarang). Selain di Padang, monumen serupa juga dibangun di Batavia dan Surabaya dengan nama yang sama. Namun tidak satu pun dari ketiganya masih berdiri hingga saat ini, yang mungkin dihancurkan oleh tentara Jepang selama menjajah Indonesia.

Referensi

Bacaan lanjutan

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Michiels Monument, Padang.
  • Freek Colombijn. Paco-paco (Kota) Padang: Sejarah Sebuah Kota di Indonesia pada Abad ke-20 dan Penggunaan Ruang Kota. Yogyakarta: Ombak. 2006.
  1. ↑ Arianto, Ego. "Monumen Michiels di Padang, Monumen Terbesar Sumatra Tempo Dulu - Padek Jawapos". Monumen Michiels di Padang, Monumen Terbesar Sumatra Tempo Dulu - Padek Jawapos. Diakses tanggal 2025-11-01.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan