Rabu, 23 September 2026
04:59 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Molon

Molon

250px-SELEUKID_EMPIRE._Molon._Usurper%2C_222-220_BC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Coins of Molon

Molon atau Molo (bahasa Yunani:Moλων; meninggal 220 SM) adalah jenderal dan satrap bawahan Antiokhos Agung raja Seleukia (223–187 SM). Dia memimpin kesatrapan Media ketika Antiokhos naik tahta pada 223 SM; selain itu, Antiokhos menunjuk ia dan saudaranya Alexandros sebagai pemimpin semua provinsi atas di kekaisarannya. Namun kebencian mereka terhadap Hermeias, kepala menteri Antiokhos, dengan cepat membuat mereka melakukan pemberontakan: dua jenderal pertama yang dikirim untuk menuntaskan pemberontakan mereka tidak mampu mengalahkan mereka, dan Molon berhasil memimpin pasukan yang besar, serta menguasai seluruh negeri sampai ke timur ke Tigris.

Ketika hendak menyeberangi sungai Tigris, Molon digagalkan oleh jenderal Zeuxis.[1] Namun, Xenoetas, jederal Antiokhos, yang dikirim untuk mengalahkan Molon dengan membawa pasukan besar, malah dikejutkan oleh Molon dan pasukannya dibantai. Molon kemudian berhasil menyeberangi Tigris, dan mengangkat dirinya sebagai penguasa kota Seleukia di Tigris bersama dengan seluruh Babilonia dan Mesopotamia.

Ancaman Molon membuat Antiokhos harus turun tangan secara langsung. Setelah menghabiskan muism dingin di Nisibis, Antiokhos menyeberangi Tigris pada 220 SM dan bergerak ke arah selatan untuk menghadapi Molon, yang bergerak dari Babilon. Dalam pertempuran yang terjadi kemudian, sayap kiri pasukan Molon melarikan diri sehingga pasukan Antiokho berhasil meraih kemenangan. Molon sendiri bunuh diri supaya tidak ditangkap, tetapi tubuhnya disalibkan atas perintah Antiokhos atau mungkin atas perintah Hermeias.[2]

Catatan kaki

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan