Selasa, 29 September 2026
12:13 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan

Mokusatsu

Bagikan:

Mokusatsu (黙殺) adalah sebuah kata benda Bahasa Jepang yang secara harfiah berarti "membunuh dengan diam-diam", dan digunakan dengan penanda verba yang secara idiom berarti "mengabaikan", "tidak mengindahkan" atau "memperlakukan dengan penghinaan diam-diam".[1][2][3][4][5] Kata ini terdiri dari dua aksara kanji: 黙 (moku "diam"; "sunyi") dan 殺 (satsu "membunuh").

Penggunaan

Meskipun merupakan suatu kata yang berasal dari Jepang, Mokusatsu juga dimengerti di dunia Barat ketika digunakan dalam hubungannya dengan Deklarasi Potsdam.

Pemerintah Jepang menggunakan istilah ini sebagai respon terhadap tuntutan Sekutu dalam Deklarasi Potsdam untuk penyerahan tanpa syarat dalam Perang Dunia II, yang menyebabkan keputusan Presiden Harry S. Truman untuk melaksanakan pengeboman atom Hiroshima dan Nagasaki.[6]

250px-Kantaro_Suzuki_suit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perdana Menteri Kantarō Suzuki menggunakan mokusatsu untuk menolak Deklarasi Potsdam Sekutu pada 1945, semasa Perang Dunia II

Catatan

  1. ↑ Robert Butow, Japan's Decision to Surrender, Stanford University Press (1954) 1967 reprint pp.142-149, p.145.
  2. ↑ Everett M. Rogers, Nancy R. Bartlit, Silent Voices of World War II: When Sons of the Land of Enchantment Met Sons of the Land of the Rising Sun, Sunstone Press 2005 p.307
  3. ↑ Verner Bickey, 'Language as the bridge' in Stephen Bochner (eds.),Cultures in Contact: Studies in Cross-Cultural Interaction, vol. 1 pp. 99–126 p. 108
  4. ↑ Paul Ham, Hiroshima Nagasaki, Random House, 2012 p. 261,
  5. ↑ Anthony James Nicholls, Semblance of Peace, Springer, 1974. p. 380.
  6. ↑ Toland, p. 774.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan