Sabtu, 10 Oktober 2026
19:54 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Mokattam

Mokattam

Bagikan:
500px-Spelterini_Cairo_Necropolis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mokattam (kawasan hulu), di atas nekropolis Kota Orang Mati—Kairo, dalam sebuah pemandangan udara tahun 1904 oleh Eduard Spelterini dari balon udara.

Mokattam (bahasa Arab Mesir:المقطم  pelafalan[elmoˈʔɑtˤ.tˤɑm], juga disebut Muqattam), juga dikenal sebagai Gunung atau Perbukitan Mukattam, adalah nama dari serangkaian bukit dan subperkotaan di kawasan tersebut, yang terletak di tenggara Kairo, Mesir.[1][2]

Simon sang Penyamak Kulit

Mokattam banyak dikenal dalam Gereja Koptik, karena tempat tersebut diyakini berpindah saat Paus Abraham dari Aleksandria melakukan misa di dekatnya dalam rangka membuktikan kepada Khalifah bahwa Injil itu benar, dimana kitab tersebut berkata bahwa "Sesungguhnya sekiranya kamu punya iman sebiji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini kesana". Nama "Gunung Terbelah" dikaitkan dengan fakta bahwa gunung tersebut terbelah dari batu yang ada di bawahnya dan terangkat, sebelum kembali turun.[3]

Pemanfaatan

Dalam catatan sejarah diketahui bahwa kompleks piramida Giza yang terdapat di Mesir memperoleh pasokan batu dari Bukit Mokattam.[4]

Referensi

  1. ↑ Kamel, Seif. "Al Mokattam Mountain: On top of Cairo". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-01-05. Diakses tanggal 2009-02-05.
  2. ↑
  3. ↑ BBC Newshour The Angel of Garbage City, October 11, 2014, 20:00 UTC.
  4. ↑ Usmani, Ahmad Rofi' (Juni 2011). Hidayat, Yadi Saeful (ed.). Dari Istana Topkapi hingga Eksotisme Masjid Al-Azhar: Menjelajah Pesona Istanbul, Kairo, Alexandria, dan Kota-Kota Lain di Turki dan Mesir. Bandung: Mizania. hlm. 35. ISBN 978-602-8236-98-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

30°01′N 31°18′E / 30.02°N 31.30°E / 30.02; 31.30

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan