Selasa, 20 Oktober 2026
20:46 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Mojoagung, Jombang

Mojoagung, Jombang

kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur

Bagikan:
Mojoagung
Masjid Besar Ar-Ridlo Kauman
Masjid Besar Ar-Ridlo Kauman
Koordinat: 7°35′12″S 112°21′33″E / 7.5867°S 112.3592°E / -7.5867; 112.3592
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenJombang
Pemerintahan
 • CamatMuchtar, S.IP.,M.Si
Populasi
 (2023)
 • Total84.070 jiwa
Kode pos
61482
Kode Kemendagri35.17.06 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3517090 Suntingan nilai di Wikidata
Luas60,18 km²
Desa/kelurahan18
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Mojoagung%2C_Jombang&revid=29096927&groups=_7cc99c60e1835884d23c2bc56549bc79c70ba881&parser=parsoid

Mojoagung adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jombang yang terletak di timur dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto. Mojoagung pada masa kolonial Belanda hingga awal kemerdekaan merupakan pusat dari Kawedanan Mojoagung yang mencakup Jombang bagian timur yaitu Mojoagung, Sumobito, Kesamben, Peterongan, dan Jogoroto.[1][2] Mojoagung dilalui jalan nasional yang menghubungkan berbagai kabupaten di Pulau Jawa dan merupakan gerbang masuk Jombang dari arah Surabaya, hal ini membuat Mojoagung menjadi kecamatan yang ramai dengan banyak pertokoan, industri, bank, dan penjual makanan di sepanjang tepi jalan. Kemajuan Mojoagung juga didukung infrastruktur penopang seperti terminal bus, rumah sakit, taman kota, pasar, masjid agung, dan lainnya.[3]

Tempat terkenal di Mojoagung antara lain Taman Mojoagung yang berfungsi sebagai alun-alun di pusat kecamatan dan disebelahnya terdapat Masjid Besar Ar-Ridlo Kauman dan Kelenteng Boo Hway Bio.[4][5] Tempat terkenal lain di Mojoagung diantaranya wisata religi Makam Mbah Sayyid Sulaiman di Mancilan yang ramai didatangi peziarah. Tokoh tersebut dikenal sebagai salah satu pendiri Pondok Pesantren Sidogiri di Pasuruan.[6]

Geografi

250px-Locator_Mojoagung%2C_Jombang.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta

Secara geografis, Mojoagung terletak di dataran rendah yang didominasi lahan persawahan kecuali bagian tenggara yaitu Alas Gedangan di perbatasan Wonosalam yang didominasi tanaman jati dan dikelola Perhutani.[3][7]

Batas wilayah Kecamatan Mojoagung adalah sebagai berikut:[3]

Utara Kecamatan Sumobito
Timur 20px-Lambang_Kabupaten_Mojokerto.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kabupaten Mojokerto (Kecamatan Trowulan)
Selatan Kecamatan Mojowarno dan Wonosalam
Barat Kecamatan Sumobito, Mojowarno, dan Jogoroto

Sejarah

250px-Dienstwoningen_te_Modjoagoeng.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rumah dinas pabrik gula (1906)

Mojoagung zaman dahulu memiliki nama Wirosobo yang merupakan sekutu dari Kadipaten Surabaya. Pada tahun 1615, Wirosobo menjadi salah satu daerah yang ditaklukan Kesultanan Mataram di masa Sultan Agung dalam kampanye militernya untuk menguasai Surabaya.[8][9] VOC menerapkan divide et impera, sehingga Kesultanan Mataram terpecah menjadi dua dalam Perjanjian Giyanti tahun 1755. Wilayah Wirosobo masuk Kasunanan Surakarta sedangkan Japan (Mojokerto) masuk Kesultanan Yogyakarta. Pada abad ke-19, Wirosobo dan Japan disatukan menjadi Kabupaten Mojokerto.[10] Nama Wirosobo juga diganti menjadi Mojoagung, tetapi belum ada data yang jelas tentang alasan penggantian nama ini. Pemerintah Hindia Belanda kemudian membentuk distrik / kawedanan Mojoagung di Mojokerto yang mencakup Mojoagung, Jogoloyo (Sumobito), Trowulan (sekarang bagian dari Mojokerto), Wuluh (Kesamben) dan Peterongan. Pada tahun 1910, Gubernur Jenderal Hindia Belanda mengeluarkan keputusan resmi untuk memecah Kabupaten Mojokerto dan membentuk Kabupaten Jombang yang salah satunya mencakup Kawedanan Mojoagung.[9][11]

lossy-page1-250px-Hulppost-_en_telegraafkantoor_en_het_bijkantoor_van_de_gouvernementstelefoondienst_te_Modjoagoeng%2C_Oost-Java%2C_KITLV_30389.tiff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor telegraf Mojoagung (1930)

Mojoagung pernah memiliki pabrik gula bernama Suiker Fabriek (SF) Sukodono yang berdiri tahun 1869. Awalnya pabrik ini dikelola oleh Nederland Handelmaatschappij dengan administrator pertama yaitu JJC Garon. Selanjutnya di tahun 1872, pabrik ini beralih kepemilikan kepada WA Baud dan beralih kepemilikan kembali di tahun 1884 kepada Erven Baud/ DJ Jut en Factory. Pabrik ini cukup maju dengan fasilitas seperti sarana olahraga dan stasiun yang dilewati oleh trem uap milik Oost-Java Stoomtram Maatschappij (OJS) dengan rute Ngoro-Mojokerto. Pada tahun 1945, Belanda meluncurkan Agresi Militer Belanda dan berhasil menguasai berbagai wilayah di Indonesia. Selanjutnya dalam Perjanjian Renville tahun 1947, Indonesia dipecah menjadi dua yaitu wilayah kekuasan republik dan kekuasaan Belanda. Mojoagung menjadi salah satu daerah perbatasan antara wilayah republik dengan wilayah Belanda yang telah menguasai Surabaya hingga Mojokerto. Sekolah Kadet di Surabaya dipindahkan ke Mojoagung pada masa perjuangan itu. Mojoagung dipilih karena selain aman dari pertempuran di Surabaya juga dekat dengan pegunungan untuk dijadikan lokasi latihan gerilya. Para pejuang dan masyarakat juga menghancurkan berbagai fasilitas di Mojoagung termasuk pabrik gula agar tidak diduduki oleh Belanda yang melanggar perjanjian. Sekarang SF Sukodono hancur tidak berbekas, dan sekarang di lokasi tersebut dibangun Terminal Mojoagung sedangkan bekas halte OJS menjadi pemukiman warga.[9][12]

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Mojoagung terdiri dari 18 desa. Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[3][13]

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Betek Betek Barat (Guyangan, Ketandan), Betek Utara, Betek Selatan, Betek Brambangan, Betek Eprek, Klampok Arum [3][13]
2 Dukuhdimoro Dukuhdimoro, Juwet, Penanggalan [3][13]
3 Dukuhmojo Dukuhsanan, Kemodo Utara, Kemodo Selatan, Mojolegi, Wonoayu [13][14]
4 Gambiran Gambiran Utara, Gambiran Selatan, Ngrowo [3][13]
5 Janti Janti, Dukuhsari, Kagulan [3][13]
6 Johowinong Johowinong, Karangtengah, Plosorejo, Winong Lor, Winong Kidul [13][15]
7 Kademangan Kademangan, Kebondalem, Kepunden [3][13]
8 Karangwinongan Karangmenjangan, Kebonsari, Ngingas, Winong Barat, Winong Timur [3][13]
9 Karobelah Karobelah 1, Karobelah 2, Karobelah 3, Pulo, Tegalan [3][13]
10 Kauman Kauman [3][13]
11 Kedunglumpang Kedunglumpang, Balongbendo, Binorong, Gedangan, Jlaprang [3][13]
12 Mancilan Mancilan, Bandaran, Jetis, Rejoslamet [3][13]
13 Miagan Miagan, Pandean [3][13]
14 Mojotrisno Ngemplak Selatan, Ngemplak Utara, Sanan Timur, Sanan Selatan, Subontoro Barat, Subontoro Timur, Subontoro Santren [3][13]
15 Murukan Murukan, Molangagung [3][13]
16 Seketi Seketi [3][13]
17 Tanggalrejo Tanggalrejo, Jonggrong / Bendorangkang, Kalibening, Mojoranu, Semen, Sonokerep [16]
18 Tejo Tejo Utara, Tejo Selatan, Klampisan, Pekalongan, Sukorame, Wates [3][13]

Tempat terkenal

330px-04_Tampak_dalam_Terminal_Mojoagung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terminal Mojoagung
330px-08_Angkutan_pedesaan_Mojoagung_menunggu_jadwal_keberangkatan_dari_perempatan_Gambiran.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Angkutan pedesaan di perempatan Gambiran
  • Masjid Besar Ar-Ridlo Kauman[4]
  • Klenteng Boo Hway Bio[5]
  • Terminal Mojoagung
  • Pasar Mojoagung
  • Watertoren Mojoagung - sebuah tower air zaman kolonial di tepi jalan nasional dengan tinggi 20 m[17]
  • Tugu Bambu Runcing - sebuah tugu ikonik di pertigaan antara jalan nasional Jombang-Mojokerto dengan jalan menuju Jombang bagian selatan.[18]
  • Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya
  • PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) dan gardu induk Mojoagung
  • Alas Gedangan - kawasan hutan jati yang luas di perbatasan Mojoagung dengan Wonosalam[7]
  • Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Babussalam dan Pondok Pesantren Babussalam
  • Yayasan Perguruan Tamansiswa Mojoagung di Desa Miagan

Pariwisata dan budaya

  • Taman Mojoagung
  • Makam Sayyid Sulaiman
  • Pasar Barongan Kaligunting - pasar wisata kuliner tradisional di Desa Mojotrisno[19]
  • Wisata religi miniatur Ka’bah yang dikelola Yayasan Nahdlatul Ulama Al Imron di Desa Betek
  • Kolam Renang Kampung Durian Dukuhmojo
  • Sentra kerajinan cor kuningan Mojotrisno[20]
  • Sentra kerajinan gentong klasik Majapahitan di Mojotrisno[21]

Fasilitas kesehatan

  • RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung
  • Puskesmas Mojoagung di Miagan
  • Puskesmas Gambiran

Industri

  • PT Jayamas Medica Industri - pabrik peralatan medis yang berpusat di Sidoarjo
  • PT CJ Feed And Care Indonesia (Jombang Factory) - pabrik pakan ternak, bagian dari CJ Group yang berasal dari Korea Selatan
  • PT Maxxi Agri Indonesia - pabrik produk pertanian

Referensi

  1. ↑ [Administratieve indeling van Java en Madoera] - sheet 3 (Oost Java). Leiden University Libraries Digital Collections. 1936.
  2. ↑ Nurul Hidayat (2015-05-23). "Dispendukcapil Jombang Terapkan Sistem Pembagian Hari". medcom.id.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Kecamatan Mojoagung Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Jombang. 2024-09-26.
  4. 1 2 Rojiful Mamduh (2021-06-06). "Tiga Perubahan Besar Masjid Kauman Mojoagung Jombang". RADAR JOMBANG.
  5. 1 2 Rojiful Mamduh (2022-01-30). "Bangunan Kelenteng Bo Hway Bio Mojoagung dari Masa ke Masa". RADAR JOMBANG.
  6. ↑ Sulthoni Agusti Putra; Syaiful Chabib (2024-08-14). Syamsul Arifin (ed.). "Makam Mbah Sayyid Sulaiman Mojoagung Tak Pernah Sepi Peziarah". NU Jombang.
  7. 1 2 Azmy Endiyana Zuhri (2024-03-03). "Jalan Alternatif Menuju Sejumlah Wisata Wonosalam Jombang Kondisinya Rusak dan Licin Berlumpur". RADAR JOMBANG.
  8. ↑ Hendri F. Isnaeni (2020-03-25). "Taktik Penyakit Sultan Agung". HISTORIA.
  9. 1 2 3 Alfian Widi Santoso (2022). "MEMBUMIHANGUSKAN MOJOAGUNG: KONDISI MOJOAGUNG 1945-1949". Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization. 1 (2). Program Studi Sejarah Peradaban Islam - Institut Agama Islam Negeri Manado.
  10. ↑ Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI (2019-02-11). "Sejarah Kabupaten Mojokerto". kebudayaan.kemdikbud.go.id. Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia.
  11. ↑ Anggi Fridianto (2023-12-31). "Menelusuri Terbentuknya Regentschap Djombang: Bupati Pertama Jombang Dilantik 1 Desember 1910". DesaKita.co - RADAR JOMBANG.
  12. ↑ Rojiful Mamduh (2020-11-29). "SF Sukodono (Mojoagung), Pabrik Gula di Timur Jombang". RADAR JOMBANG.
  13. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 "Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jombang Nomor 1466 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jombang Tahun 2024".
  14. ↑ "Desa Ini Dipercaya Miliki Kaitan dengan Pakaian Jombang Deles Khas Jombang, Pemdes Lakukan Penelusuran Sejarah". Desakita.co. RADAR JOMBANG. 2024-07-18.
  15. ↑ Miftachul Chusnah; Mochammad Syafiuddin Shobirin; Fani Ardiansyah; Elyfia Qurrotu Ayunina; Intan Nur Roin Wijayanti (2023). "Pelatihan dan Praktek Ilmu Tadwid Tingkat Dasar di SDN I Johowinong Mojoagung Jombang". Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 4 (3). Universitas KH. A. Wahab Hasbullah:Jombang.
  16. ↑ Mohamad Nasirudin; Salim Ashar; Muhammad Aghni Akbar Hidayat; Ismi Robihah; Akmal Hidayat Effendi; Siti Nikmatun Khasanah (2023). "Penerapan Pemahaman Tajwid Dengan Baik Dan Benar Di Desa Tanggalrejo Mojoagung Jombang". Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 4 (3). Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang.
  17. ↑ Anggi Fridianto (2023-07-15). "Watertoren Mojoagung Ini, Sempat Roboh Usai Dibom Pejuang RI Saat Mempertahankan Kemerdekaan". RADAR JOMBANG.
  18. ↑ Zidayatul Imaniyah (2021-08-29). Zen Arifin (ed.). "Sejarah Panjang Tugu Bambu Runcing Kebanggaan Warga Mojoagung Jombang". KABAR JOMBANG.
  19. ↑ Anggi Fridianto (2023-10-16). "Menikmati Soasana Tempo Dulu di Pasar Barongan Mojoagung, Jombang". RADAR JOMBANG.
  20. ↑ Binti Rohmatin (2019-01-08). "Cor Kuningan Mojotrisno; Usaha Turun Temurun Sejak 1980". RADAR JOMBANG.
  21. ↑ Anggi Fridianto (2024-08-11). "Desa Mojotrisno Mojoagung Jombang Punya Kerajinan Gentong Majapahitan, Pemdes Fasilitasi Pemasaran". JombangBanget.id.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan