Kamis, 29 Oktober 2026
08:13 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Moji-ku, Kitakyūshū

Moji-ku, Kitakyūshū

kota di Jepang

Bagikan:
250px-Location_of_Moji_ward_Kita-Kyushu_city_Fukuoka_prefecture_Japan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Letak Moji-ku di Kitakyūshū
250px-Moji-ko_station.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Mojiko

Moji-ku (門司区) adalah sebuah kawasan Jepang di kota Kitakyūshū, Prefektur Fukuoka. Kawasan tersebut merupakan bekas kota Moji yang merupakan salah satu dari lima kota yang digabung untuk membuat Kitakyūshū pada 1963. Kawasan tersebut menghadap kota Shimonoseki yang berada di seberang Selat Kanmon antara Honshū dan Kyūshū.

Kawasan tersebut memiliki wilayah seluas 73.37 km² dan memiliki penduduk sejumlah 114,754 pada 2000.

Sejarah

Moji mula-mula dibuat dalam sebuah pelabuhan oleh Suematsu Kenchō dengan bekingan keuangan dari Shibusawa Eiichi pada 1889. Kawasan tersebut utamanya digunakan untuk transportasi batubara, meskipun terdapat sebuah lagu tradisional yang menyatakan penjualan pisang yang diimpor ke Moji dari Asia Tenggara yang masih ada sampai saat ini (Banana no tataki-uri).

Sebuah dekret kekaisaran pada Juli 1899 menjadikan Moji sebagai sebuah pelabuhan terbuka untuk perdagangan dengan Amerika Serikat dan Britania Raya.[1]

Pada 1905, Moji juga menjadi titik keberangkatan beberapa armada dalam Perang Rusia-Jepang yang akan menuju ke Korea.

Referensi

Pranala luar

Distrik kota (Fukuoka)
Bendera Prefektur Fukuoka
Distrik kota (Kitakyūshū)
Kota inti
Kota
Kota kecil dan desa
Distrik Asakura
Distrik Chikujō
Distrik Kaho
Distrik Kasuya
Distrik Kurate
Distrik Mii
Distrik Miyako
Distrik Mizuma
Distrik Onga
Distrik Tagawa
Distrik Yame

33°56′28″N 130°57′35″E / 33.94111°N 130.95972°E / 33.94111; 130.95972

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan