Selasa, 27 Oktober 2026
19:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Mohammad Khodabanda

Mohammad Khodabanda

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai [[:Mohamad Khodabandeh (Ilkhanid dynasty)]].
Sultan Mohammad Shah
Shahanshah Iran
60px-Lion_and_Sun_Emblem_of_Persia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Mohammen_xudabende_Sefevid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Koin yang dicetak pada masa pemerintahan Mohammad Khodabandeh
Syah Safawiyah ke-4
Berkuasa11 Februari 1578 – Oktober 1587
PendahuluIsmail II
PenerusAbbas I
Lahir1532
Meninggal1595 or 1596 (umur 63–64)
AyahTahmasp I
IbuSultanum Begum
IstriKhayr al-Nisa Begum
Keturunan
  • Hamza Mirza
  • Abu Talib Mirza
  • Abbas I
  • Hasan Mirza
  • Tahmasp Mirza
  • Shah Begum
Nama lengkap
Mohammad Khodabandeh
DinastiSafawi
AgamaDua Belas Imam Islam Syiah

Mohammad Khodābandeh atau Khudābanda, juga dikenal sebagai Mohammad Shah atau Sultan Mohammad (bahasa Persia:شاه محمد خدابنده, lahir 1532; wafat 1595 atau 1596),[1] adalah Syah Persia yang memerintah sejak tahun 1578 sampai penggulingannya pada tahun 1587 oleh putranya Abbas I. Syah Safawiyah ke-4 Iran dan melanjutkan saudaranya, Ismail II. Khodabanda adalah putra dari Syah Tahmasp I bersama seorang wanita keturunan Turkoman, Sultanum Begum Mawsillu.[2] Ia juga merupakan cucu dari Ismail I, pendiri Dinasti Safawiyah.

Tahun–tahun terakhir

Dia tinggal di ibu kota untuk sementara waktu tapi kemudian dibuang ke penjara Alamut, meskipun Iskandar Beg Munshi mencatat dia meninggal di Qazvin beberapa waktu antara 21 Juli 1595 dan 10 Juli 1596.[3][4]

Budaya dan seni

Mohammad juga merupakan seorang penyair yang menulis syair dengan nama pena "Fahmi".[5]

Referensi

  1. ↑ Matthee, Rudi (28 Juli 2008), Safavid Dynasty, diakses tanggal 9 Agustus 2012
  2. ↑ Andrew J. Newman, Safavid Iran, I.B.Tauris, 2004, hlm. 42
  3. ↑ Savory hlm. 75
  4. ↑ Cambridge History of Iran hlmn. 261–262
  5. ↑ Savory hlm. 70

Sumber

Mohammad Khodabanda
Didahului oleh:
Isma'il II
Syah Persia
1578–1587
Diteruskan oleh:
Abbas I
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan