Jumat, 06 November 2026
00:03 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Moenawar Chalil

Moenawar Chalil

Bagikan:

K.H. Moenawar Chalil bin K.H Chalil bin K.H Ibrahim (lahir di Kendal, Jawa Tengah, Hindia Belanda, Februari 1908 – meninggal di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 23 Mei 1961 pada umur 53 tahun) adalah seorang ulama, pemikir Islam, penulis, dan aktivis Masyumi. Di masa muda, ia sempat aktif di Sarekat Islam putih dan Muhammadiyah.[1] Pada masa pendudukan Jepang ia sempat jadi Kepala Jawatan Agama Keresidenan Semarang yang diteruskannya hingga tahun 1951 sembari meneruskan karier kepengarangannya. Setelah ia mundur, ia ditahan karena dituduh mengikuti DI/TII —namun tak terbukti karena tak ada bukti kuat.[1] Pada masa-masa sesudah itu, selain bergiat di Muhammadiyah, ia juga bergerak dalam Persis dan Partai Masyumi. Ia juga penganjur terhadap kemajuan Islam, dalam setiap keadaan, bahkan melalui jalur pemilu, yang ia kemukakan pada masa pemilu 1955.[1]

250px-Moenawar_Chalil.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
K.H. Moenawar Chalil muda

Pada 23 Mei 1961, ia meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri, 8 orang anak, dengan lebih dari 10 karya. Ia tak meninggalkan harta, tapi yang ia tinggalkan adalah buku-buku. Karyanya yang monumental adalah 3 jilid Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW dan Kembali kepada Al Qur'an dan As-Sunnah.[1] Karyanya yang kedua itu, diterbitkan pertama kali oleh Penerbit Bulan Bintang, Jakarta, pada tahun 1956 dan mengalami beberapa kali cetak ulang.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Mohammad, Herry (2006). Tokoh-tokoh Islam yang Berpengaruh Abad 20 hlm.123 –28. Jakarta: Gema Insani Press. ISBN 979-56-0219-5.
  2. ↑ Chalil, Moenawar (1956) [1984]. Kembali kepada Al Qur'an dan As-Sunnah. hlm. iv. Jakarta: Bulan Bintang.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan