Kamis, 29 Oktober 2026
19:57 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Model komunikasi Barnlund

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Oktober 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Barnlund's model of communication}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.

Model komunikasi Barnlund adalah suatu model komunikasi transaksional yang dikembangkan oleh Dean Barnlund pada tahun 1970. Model ini menekankan bahwa komunikasi bukanlah proses linear, melainkan proses lingkaran, dengan adanya umpan balik antara pengirim dan penerima pesan.[1]

Karakteristik

Model komunikasi Barnlund memiliki enam ciri penting. Pertama, model ini menegaskan bahwa komunikasi bukan sekadar proses satu arah, tetapi lebih mirip proses lingkaran, di mana terjadi umpan balik antara si pengirim dan penerima pesan. Kedua, model ini menggarisbawahi pentingnya memiliki keterampilan komunikasi yang baik, memperhatikan umpan balik, dan memperhitungkan konteks untuk memberikan arti pada pesan. Ketiga, model ini menyoroti bahwa komunikasi itu kompleks, dan penting untuk saling memahami, memperhatikan sensitivitas budaya, dan berpartisipasi secara aktif. Keempat, model ini bersandar pada asumsi bahwa komunikasi bersifat dinamis, terus berlangsung, berputar-putar, tak dapat diubah, kompleks, dan tak dapat diulang. Kelima, sinyal atau isyarat, baik yang bersifat verbal maupun nonverbal, memiliki peran sentral dalam model ini. Keenam, model ini dapat diterapkan dalam berbagai konteks, seperti pendidikan, untuk memahami dan meningkatkan interaksi komunikatif.[2]

Referensi

  1. ↑ "Barnlund's Transactional Model of Communication". Businesstopia (dalam bahasa American English). 2018-01-06. Diakses tanggal 2023-12-14.
  2. ↑ "Understanding Barnlund's Transactional Model Of Communication". peepstrategy.com (dalam bahasa Inggris). 2023-10-05. Diakses tanggal 2023-12-14.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan